RUZKA INDONESIA โ BSI Maslahat bersama IIK BSI Pusat menyalurkan bantuan pengadaan alat dan pengolahan Urban Farming bagi Yayasan Pendidikan Islam Fitri (YPI Fitri) di TKIT Fitri, Cimanggis, Depok.
Penyerahan simbolis dilakukan Senin (20/7/2026) oleh Pembina IIK BSI Pusat, Lisa Yovita Siregar, kepada Ketua YPI Fitri, Sepriati Segerow. Turut hadir Pembina IIK BSI Pusat Bidang Kesra, Lia Dhaliawati, dan Head of Retail and Network Group BSI Maslahat, Dina Handayani.
Program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya limbah rumah tangga, terbatasnya ruang terbuka hijau, serta kebutuhan kemandirian pangan di masyarakat.
Berdasarkan data BPS PODES 2024, sebagian besar desa dan kelurahan di Indonesia masih membuang limbah rumah tangga dengan cara dibakar atau dibuang ke drainase hingga sungai dan laut.
Melalui dukungan ini, BSI Maslahat dan IIK BSI Pusat mendorong urban farming sebagai langkah nyata menuju lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Bantuan yang disalurkan mencapai Rp23 juta untuk pengadaan kebun sayur dan kandang ayam petelur.
โKami melihat bahwa Yayasan Fitri ini mempunyai kelompok wanita tani sebagai penggerak urban farming di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu IIK BSI Pusat bersama BSI Maslahat hadir memberikan dukungan agar bisa meningkatkan keluasan cakupan dan kebermanfaatan programnya,โ ujar Lia Dhaliawati.
Tumbuhkan Generasi Cinta Alam
Ketua YPI Fitri Sepriati Segerow mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap urban farming di TKIT Fitri dapat menumbuhkan generasi yang mencintai alam, peduli pada sesama, dan mampu mengelola karunia Allah dengan lebih baik.
โSekecil apa pun upaya untuk kebaikan dapat memberi dampak besar jika dilakukan bersama,โ ujarnya.
Sementara itu Dina Handayani menegaskan kolaborasi ini adalah wujud komitmen menghadirkan manfaat luas dan berkelanjutan.
โSinergi dengan IIK BSI Pusat menjadi bagian penting dari upaya menciptakan dampak yang nyata dan terukur,โ katanya.
Demonstrasi Integrated Farming
Acara dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan alat pencacah ranting oleh Penyuluh Pertanian Kementan RI, Iqbal. Peserta juga diajak memanen kangkung dan melihat kandang ayam petelur sebagai bagian praktik integrated farming yang menghubungkan pengolahan limbah, budidaya sayur, dan peternakan dalam satu ekosistem.
BSI Maslahat menegaskan perannya tidak hanya menyalurkan dana sosial, tetapi juga menghadirkan solusi berdampak nyata. Urban farming menjadi jawaban relevan: mengubah ruang sempit menjadi ruang tumbuh, mengubah limbah menjadi berkah. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com




Komentar