Sebelum ke final, Eala mengalahkan unggulan kedua Elina Svitolina, unggulan ketiga Naomi Osaka, dan unggulan ketujuh sekaligus juara bertahan Leylah Fernandez.
RUZKA INDONESIA–Petenis putri Filipina, Alexandra Eala, menjuarai turnamen WTA 500 setelah mengalahkan unggulan pertama Jessica Pegula dengan skor 4-6, 6-4, 6-0 pada final Mubadala DC Open di Washington, Amerika Serikat, Selasa (4/8/2026) WIB.
Eala berbalik menang pada pertandingan yang sempat tertunda akibat hujan. Saat laga dilanjutkan, Eala balik unggul dari posisi tertinggal 3-4 pada set kedua sebelum menyapu sembilan gim terakhir.
“Saya sama sekali tidak menyangka akan mengangkat trofi ini,” kata Petenis berusia 21 tahun itu dalam laman WTA.
Gelar di Washington menjadi pencapaian penting Eala setelah gagal memanfaatkan empat championship point saat kalah dari Maya Joint pada final Eastbourne Open tahun lalu. Ia pun mencatatkan sejarah sebagai atlet pertama dari negaranya yang meraih gelar bergengsi tersebut.
Perjalanan Eala menuju gelar diawali dengan menyingkirkan tiga petenis unggulan, yakni unggulan kedua Elina Svitolina, unggulan ketiga Naomi Osaka, serta unggulan ketujuh sekaligus juara bertahan Leylah Fernandez.
Sebelum mencapai final, ia juga mengalahkan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Zheng Qinwen.
Berkat kemenangan atas Svitolina dan Pegula, Eala kini mengoleksi tujuh kemenangan atas petenis peringkat 10 besar dunia sepanjang musim ini, sehingga menyamai catatan Elena Rybakina dan Svitolina.
Hasil tersebut juga diproyeksikan mengantarkannya menembus 20 besar peringkat WTA untuk pertama kalinya. “Saya mengakhiri turnamen dalam kondisi yang lebih baik daripada saat memulainya,” ujar Eala.*
Editor: Amiruddin




Komentar