Nasional Sekolah
Beranda ยป Berita ยป Duta Baca Kota Bogor Bangga Menjadi Penerima Tamu Perayaan Hari Puisi Indonesia karena Dapat Bersalaman dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Duta Baca Kota Bogor Bangga Menjadi Penerima Tamu Perayaan Hari Puisi Indonesia karena Dapat Bersalaman dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Duta Baca Pelajar Kota Bogor, Jabar. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA REPUBLIKA — Di tengah semaraknya perayaan Hari Puisi Indonesia 26 Juli lalu, ada yang menyita perhatian Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan para tamu undangan.

Itu terjadi ketika Fadli Zon dan tamu undangan lainnya disambut oleh sejumlah Duta Baca Pelajar Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Mereka adalah Fakhri Ahmad Wafiq (MAN 1 Kota Bogor), Tiara Ratna Pelangi (SMAN 6 Kota Bogor), Muhamad Mulya Bagas (Polbangtan Bogor), Wafa Azzara (SMAN 3 Kota Bogor),) Fahri Hidayatulloh (SMAN 2 Kota Bogor), dan Athaya Syifa Larasati (SMAKBO).

Dalam acara itu mereka mendapat tugas sebagai penerima tamu undangan.
Dengan mengenakan seragam sekolah masing-masing dan selempang bertuliskan Duta Baca Kota Bogor.

Mereka menyambut kedatangan menteri dengan berbaris bersama panitia lainnya di depan pintu lift Lantai 3, Gedung Utama Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Jakarta.

Pergantian, Kombes Christian Rony Putra Resmi Jabat Kapolres Depok

Begitu lift terbuka mereka langsung mengucapkan selamat datang sambil menyalami Fadli Zon.

Menurut Fahri Hidayatullah, salah seorang Duta Baca yang berbicara mewakili teman-temannya, terbersit rasa haru dan bangga dapat berperan dalam acara itu sehingga dapat bertemu dengan tokoh.

โ€œLuar biasa, megah, dan betul-betul berkesan dipercaya kami bertugas di meja registrasi tamu untuk menyambut tokoh penting,โ€ ujarnya

Selain dapat bersalaman dengan menteri, mereka juga berbincang dengan Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin, Dubes Ekuador Mr. Luis Guillermo Arellano Jibaja, Staf Khusus Menteri Kebdayaan Nisa Rengganis, hingga putri penyair legenda Indonesia, Ibu Evawani Chairil Anwar.

โ€œPerayaannya begitu bernyawa saat melihat kegiatan sastra mampu menyatukan para pejabat, diplomat, seniman, hingga generasi muda dalam satu ruang,โ€ ucap Fahri

Kapolres Garut Kini Dijabat AKBP Niko N Adi Putra

Dari acara itu mereka mengaku mendapat bekal bernilai sebagai Duta Baca Kota Bogor.

โ€œBekal yang saya dapatkan sangat kaya. Mulai dari ilmu protokol acara nasional, public relations, hingga pendalaman makna literasi,โ€ ujarnya.

Dari alur acara, menurut Fakhri, mereka dapat merasakan langsung bagaimana Hari Puisi Indonesia dirayakan secara elegan, mulai dari mengawal alur registrasi tamu, orasi budaya Menteri Kebudayaan, penganugerahan Penyair Adiluhung, talkshow kebudayaan bareng Sutardji Calzoum Bahri, hingga parade baca puisi yang sangat berbobot.

Dalam acara itu mereka juga menyaksikan pembacaan puisi oleh penampil lintas generasi, seperti Prof. Soenarjati Djajanegara, Hj. Rohani Vanath, Dr. Sastri Sunarti Sweeney dari BRIN, Neno Warisman, Helvy Tiana Rosa, penampilan puisi dari D. Kemalawati, Hasan Asphani, Frans Ekodhanto, duet Tiara Ratna Pelangi hingga tarian dari Shakira dan Shaveera dan ditutup dengan penampilan lagu dari Duta Baca Jawa Barat, Muhamad Mulya Bagas.

โ€œAcara ini menjadi bekal nyata bagi saya tentang bagaimana mengemas gerakan literasi agar tetap berdampak, anggun, dan relevan di kancah nasional,โ€ papar Fahri.

PGI Depok Lakukan Permeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis ke Kalangan Pelajar, Ini Kisah Haru Rayan

Seleksi Ketat

Menyinggung proses terpilihnya dia sebagai Duta Baca Kota Bogor, Fahri menuturkan, dirinya terpilih sebagai Duta Baca Pelajar Kota Bogor untuk periode tahun 2025 hingga 2026.

โ€œProses seleksinya cukup panjang dan intensif. diawali dengan pendaftaran dan seleksi berkas. Setelah diumumkan lolos berkas pada 8 Oktober 2026, dia mengikuti seleksi wawancara dan tes tulis pada 11 dan 12 Oktober,” jelasnya.

Setelah pengumuman wawancara pada 13 Oktober, peserta yang lolos harus mengikuti tiga kali sesi karantina di bulan Oktober sampai awal November, hingga akhirnya berkompetisi di Gala Final pada 11 November 2025.

Sebagai Duta Baca dia mengaku tidak kesulitan mendapat buku bacaan bermutu.

โ€œKalau untuk zaman sekarang, jujur akses mendapatkan buku relatif jauh lebih mudah daripada dulu. Selain adanya perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah, hingga hadirnya perpustakaan keliling yang langsung menjangkau masyarakat,โ€ ungkapnya.

Selain itu, sekarang juga sudah banyak platform digital, e-book resmi, dan komunitas literasi yang rajin saling berbagi bacaan.

โ€œTantangan adalah adalah bagaimana membangun konsistensi dan rasa ingin tahu dari dalam diri untuk mau meluangkan waktu membaca di tengah maraknya gempuran konten media sosial,โ€ paparnya.

Fahri juga menuturkan pengalamannya sebagai Duta Baca. Pengalaman paling menarik, katanya, saat bisa berinteraksi langsung dengan banyak karakter orang dan diajak masuk ke ruang diskusi yang luas.

โ€œSaya tidak cuma mengajak orang untuk membaca buku secara konvensional, tapi juga bisa menghubungkan literasi dengan dunia debat, public speaking, hingga kepemimpinan anak muda,โ€ urainya.

Hasilnya, ia dan kawan-kawannya dipercaya menjadi representasi pelajar di berbagai ajang, termasuk dipercaya menjadi panitia registrasi tamu di acara nasional Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 kemarin.

Langkah Positif

Di mata Yuliyanti Basri, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI Kota Bogor, keikutsertaan Duta Baca dalam acara perayaan Hari Puisi Indonesia merupakan langkah yang sangat positif, karena sejalan dengan upaya menumbuhkan budaya baca, kecintaan terhadap sastra, serta kemampuan berekspresi sejak usia dini.

โ€œMomentum Hari Puisi Indonesia memang tidak hanya menjadi perayaan karya sastra, tetapi juga ruang untuk memperkuat literasi generasi muda,โ€ teganya.

Sementara itu, sebelumnya Pustakawan Ahli Muda Dispusipda Kota Bogor Edy Suryanto, mengatakan bahwa program Duta Baca Kota Bogor langsung berada dalam binaan Dispusipda Kota Bogor.
Hingga kini program ini telah telah terlaksana dua periode.

โ€œSemula program Duta Baca ini diikuti oleh peserta setingkat mahasiswa. Namun karena waktu mereka lebih banyak berada di luar kota untuk kuliah sehingga tidak bisa mengikuti acara di dalam kota,โ€ katanya.

Selaku pembina Duta Baca Kota Bogor, Edy memutuskan untuk mengubah pola seleksi kepesertaan pada periode 2025-2026 ini yang hanya diperuntukkan bagi peserta setingkat SMA. Dengan demikian setiap ada acara di dalam Kota Bogor mereka dapat mengikutinya. (***)

Jurnalis: HS
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom