Sekolah
Beranda ยป Berita ยป Dana BOS SMPN 2 Klapanunggal Jadi Sorotan

Dana BOS SMPN 2 Klapanunggal Jadi Sorotan

SMPN 1 Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jabar. (Foto: Dok Dwi Retno Sari)

RUZKA INDONESIA — Alokasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), mendadak jadi sorotan publik.

Di tengah sorotan mengenai anggaran Dana BOS yang mencapai ratusan juta rupiah dan alokasi pemeliharaan gedung sekolah, pihak sekolah menjelaskan bahwa anggaran BOS tidak dapat digunakan untuk menangani bangunan yang masuk kategori rusak berat.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala SMPN 1 Klapanunggal, Kiswanti, mengatakan kerusakan pada bangunan lama tersebut telah terjadi sejak beberapa tahun lalu.

Menurutnya, kondisi bangunan sudah masuk kategori rusak berat sehingga tidak dapat di rehabilitasi menggunakan dana BOS.

“Rusaknya dari Covid, sekitar 2018. Dana BOS tidak boleh untuk rehab rusak berat. Bolehnya hanya untuk rusak ringan dan rusak sedang,” ucap kiswanti, Jumat (24/07/2026).

Puluhan Siswa Sekolah Cakra Buana dan Bintara Depok Diterima di PTN

Kiswanti menjelaskan, sejak dirinya bertugas di SMP Negeri 1 Klapanunggal pada 2019, ruang kelas yang mengalami rusak berat tersebut sudah dikosongkan dan tidak lagi digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Ia, juga mengatakan usulan perbaikan bangunan telah beberapa kali di sampaikan, mulai dari pelaporan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor hingga pengajuan usulan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sejak 2019.

Bahkan, tim dari Bidang Aset dan Dinas Pendidikan telah turun langsung meninjau lokasi.

“Petugas dari dinas dan bagian aset sudah mengecek langsung ke lokasi. Pihak dinas sendiri yang menyatakan bahwa bangunan tersebut masuk kategori rusak berat dan membahayakan,” ungkapnya.

Namun, karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah, upaya rehabilitasi gedung hingga kini belum terealisasi.

MPLS di SMPN 2 Depok, Polsek Pancoran Mas Gelar Pelatihan Baris Berbaris

Padahal, SMP Negeri 1 Klapanunggal merupakan satu-satunya sekolah menengah pertama negeri di wilayah Kecamatan Klapanunggal.

Persoalan ini juga telah disampaikan langsung dalam agenda reses anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II.

“Saya sampaikan di reses, bagaimana solusi untuk gedung sekolah rusak berat ini,” tambah Kiswanti.

Terkait Dana BOS untuk pemeliharaan sekolah, Kiswanti memastikan anggarannya telah terserap sesuai regulasi yang berlaku.

Beberapas kegiatan perawatan yang direalisasikan antara lain penggantian atap asbes ke material PVC, penataan taman, perbaikan lingkungan, hingga pemasangan paving block.

PKG PAUD Gelar Workshop Psikologi dan Koding bagi guru PAUD se-Bogor Wilayah Timur

“Dana BOS 2026 masih berjalan sampai Desember. Sebagian dialokasikan untuk perawatan sekolah dan penataan taman agar lingkungan belajar tetap aman dan nyaman. Semua rekapitulasi penggunaan anggaran juga rutin dilaporkan ke Manajer BOS,” tegasnya.

Belum Terima Dana dari Anggota Dewan

Terkait rencana bantuan pembenahan ruang kelas dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil II yakni Candra Kusuma, Ansori Kurnian, dan Hj. Nunur Nurhasdian, Kiswanti menegaskan hingga saat ini dirinya belum menerima bantuan dana secara langsung dari para anggota dewan tersebut.

“Bantuan dari dewan itu langsung tidak ada sepeser pun saya terima,” tegasnya.

Mengenai rencana pembongkaran bangunan lama, Kiswanti mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut terkait bantuan yang sebelumnya disampaikan.

“Bantuan dari dewan sudah diterima atau belum? Belum dikasih, kayaknya tidak akan di kasih secara langsung. Tapi bangunan sudah di bongkar. Dewan bekerja sama dengan kepala desa dan Koramil. Kebetulan hari Sabtu kemarin ada pelatihan Linmas, sehingga banyak yang ikut membantu,” jelasnya.

Sisa material bangunan yang masih dapat di manfaatkan akan dipertimbangkan, sementara material yang sudah tidak layak akan dibuang.

Terkait besaran Dana BOS yang diterima sekolah, Kiswanti tidak menjelaskan secara rinci nominal anggaran tersebut. Ia kembali menegaskan bahwa penggunaan Dana BOS telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Sudah tidak usah tahu, Dana BOS sudah saya laporkan setiap rekap” pungkasnya. (***)

Jurnalis: Dwi Retno Sari
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom