RUZKA IINDONESIA – Platform layanan teknologi dan otomotif Moladin resmi meluncurkan layanan mobil baru melalui http://moladin.com/mobil-baru/. Peluncuran ini memperluas ekosistem Moladin dengan menghadirkan solusi terintegrasi untuk mencari, membandingkan, dan memperoleh pembiayaan kendaraan baru dalam satu platform.
Langkah ini diambil di tengah prospek positif industri otomotif nasional. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), penjualan mobil nasional diproyeksikan mencapai 850.000 unit pada 2026. Angka itu naik 5,4% dibandingkan tahun 2025.
Dengan rasio kepemilikan mobil di Indonesia yang baru 99 unit per 1.000 penduduk, Moladin melihat masih besarnya potensi pasar. Platform ini hadir untuk mengurangi kendala masyarakat dalam proses pembelian mobil.
Akses 476 Model dari 60 Merek
Melalui platform baru ini, konsumen dapat mengakses lebih dari 476 model dari 60 lebih merek kendaraan di Indonesia. Segmen yang tersedia mulai dari LCGC, MPV, SUV, kendaraan premium, hingga Electric Vehicle (EV).
Berbagai informasi juga tersedia dalam satu platform, seperti harga OTR, spesifikasi, komparasi model, simulasi kredit, estimasi biaya pajak, hingga promo terbaru.
“Sejak Moladin berdiri pada 2017, strategi kami selalu berlandaskan visi Mobility for All. Peluncuran platform mobil baru ini bukan sekadar ekspansi produk, melainkan langkah untuk memperkuat ekosistem otomotif yang telah kami bangun,” ujar Jovin Hoon, CEO Moladin.
“Kami ingin mempermudah masyarakat Indonesia dalam memenuhi seluruh kebutuhan kepemilikan kendaraan, mulai dari mencari mobil, memperoleh pembiayaan, hingga mengakses berbagai layanan pendukung melalui satu platform yang terpercaya,” tambahnya.
Luncurkan Pembiayaan Dealer Hingga Rp1 Miliar
Selain untuk konsumen, Moladin juga menghadirkan layanan Pembiayaan Dealer melalui http://moladin.com/pembiayaan. Layanan ini membantu pemilik showroom memperoleh modal kerja hingga lebih dari Rp1 miliar dengan proses pencairan pada hari yang sama.
Ke depan, Moladin akan terus mengembangkan inovasi untuk mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem otomotif Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. ***
Editor: Yoyok Bepe






Komentar