RUZKA INDONESIA — Masyarakat Kota Depok diimbau meningkatkan kewaspadaan selama masa peralihan musim atau pancaroba yang masih berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan.
Walaupun Indonesia mulai memasuki musim kemarau, masyarakat tetap perlu siaga terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.
โBerdasarkan informasi BMKG, masih terdapat potensi cuaca ekstrem dalam kurun waktu sekitar satu bulan ke depan. Karena itu masyarakat harus tetap siap siaga,โ ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, Senin (25/05/2026).
Menurut Denny, BMKG memprediksi peralihan musim hujan menuju kemarau berlangsung sejak April hingga Juni 2026.
Sementara puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang dengan kondisi yang lebih kering dibanding tahun sebelumnya.
Ia juga mengingatkan warga di wilayah rawan banjir dan longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, maupun potensi pergerakan tanah.
โYang terpenting masyarakat jangan lengah meskipun saat ini sudah memasuki musim kemarau. Tetap perhatikan informasi cuaca resmi dari BMKG dan lakukan langkah antisipasi apabila ada peringatan dini cuaca ekstrem,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar