RUZKA INDONESIA — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Dr. Jefry Romdonny memastikan stok beras di wilayah Majalengka, Sumedang, dan Subang dalam kondisi melimpah hingga diproyeksikan aman sampai tahun 2027.
Kepastian itu, usai dirinya melakukan rangkaian kunjungan kerja selama Masa Reses IV ke sejumlah gudang Bulog di Jawa Barat (Jabar).
Gundah Bulog itu, yakni Gudang Bulog Kasokandel Kabupaten Majalengka, Gudang Bulog Paseh Kabupaten Sumedang, dan Gudang Bulog Binong Kabupaten Subang.
Dari hasil inspeksi lapangan, Jefry menemukan kondisi cadangan beras justru mengalami surplus hingga beberapa gudang mengalami kelebihan kapasitas penyimpanan.
Gudang Bulog Majalengka Kelebihan Kapasitas
Saat meninjau Gudang Bulog Kasokandel Majalengka, Jefry menyebut kondisi stok beras sangat melimpah.
Berdasarkan data per 4 Mei 2026, gudang dengan kapasitas maksimal 14 ribu ton itu kini menampung sekitar 15.900 ton beras.
Kondisi tersebut membuat gudang berada dalam status overcapacity atau kelebihan kapasitas.
Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi mengatakan pihaknya kini tengah mencari tambahan gudang penyimpanan lokal untuk menampung cadangan beras yang terus bertambah.
Secara keseluruhan, stok cadangan pangan wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan terinfo mencapai 223.400 ton yang tersebar 10 unit gudang Bulog.
โData ini adalah bukti nyata. Jika ada pihak yang mempertanyakan swasembada beras, silakan lihat fakta dalam gudang-gudang kita yang justru kelebihan muatan. Stok kita melimpah, bahkan melampaui kapasitas simpan yang ada,โ ungkap Jefry dalam keterangannya, Kamis (07/06/2026).
Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor itu menjelaskan, stok serapan beras tahun 2025 juga belum banyak keluar, lantaran pemerintah masih fokus menuntaskan distribusi sisa stok impor beras Pakistan tahun 2024.
Proyeksi Stok Beras Sumedang Aman hingga 2027
Kunjungan kemudian berlanjut ke Gudang Bulog Paseh Sumedang. Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Ratih Rachmawati mendampingi Jefri.
Meski akses masuk gudang terbatas karena proses fumigasi atau pengendalian serangga, koordinasi data terkait stok beras tetap ada.
Dari hasil koordinasi tersebut, Jefry memastikan cadangan beras wilayah Sumedang berada dalam kondisi aman dan terkendali hingga tahun 2027.
Menurutnya, kondisi itu menunjukkan manajemen penyimpanan dan distribusi pangan Bulog berjalan cukup baik dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
Bulog akan Siapkan Gudang Hadapi Panen Raya
Sementara itu, saat meninjau Gudang Bulog Binong Subang, Jefry menyoroti pentingnya percepatan distribusi beras untuk mengantisipasi panen raya pada September hingga Oktober 2026 mendatang.
Sebagai salah satu lumbung padi nasional, Subang memiliki peran penting dalam menjaga pasokan pangan nasional.
โKita ingin memastikan ruang penyimpanan selalu siap menampung hasil keringat petani. Dengan sirkulasi yang cepat, keberhasilan swasembada ini akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan petani secara langsung,โ jelasnya.
Dorong Bulog Lebih Transparan
Di akhir kunjungannya, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka itu juga mendorong Bulog agar lebih terbuka kepada masyarakat terkait pengelolaan cadangan pangan.
Ia mengusulkan adanya agenda kunjungan publik atau kelompok tani ke gudang Bulog agar masyarakat dapat melihat langsung proses penyimpanan hingga distribusi beras.
โTransparansi adalah kunci agar tidak ada lagi simpang siur informasi. Kami di DPR RI, khususnya Fraksi Gerindra, akan terus mengawal asta cita Presiden Prabowo Subianto terkait kedaulatan pangan agar tetap di jalurnya,โ pungkas Jefri. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar