Nasional
Beranda ยป Berita ยป Ancaman Hukum Menguat, BEM UNMA Justru Bongkar Dugaan Pelanggaran Statuta

Ancaman Hukum Menguat, BEM UNMA Justru Bongkar Dugaan Pelanggaran Statuta

Dokumen aksi unras mahasiswa di depan kantor YPPM sepekan yang lalu. (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA INDONESIA — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Majalengka (BEM UNMA) menyatakan belum menyiapkan langkah hukum menyusul ancaman dari pihak Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) terkait aksi demonstrasi mahasiswa.

Organisasi itu memilih memperkuat konsolidasi internal di tengah konflik yang masih berlangsung.

โ€œYang penting bagi kami kesolidan teman-teman mahasiswa,โ€ kata Ketua BEM UNMA, Nendi Nurdiana, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin, 4 Mei 2026.

Di tengah polemik tersebut, BEM UNMA menyoroti penyusunan Statuta 2026 yang dinilai tidak melalui prosedur semestinya. Nendi menyebut, proses penyusunan dokumen itu tidak melibatkan rapat senat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 16 Tahun 2018.

โ€œPenyusunan Statuta 2026 melewatkan proses rapat senat yang seharusnya dilakukan,โ€ ujarnya.

Mendagri Dukung Kehadiran Perpukadesi

Pernyataan itu sekaligus menanggapi tudingan pihak yayasan mengenai adanya tindakan perusakan dan intimidasi dalam aksi mahasiswa. Nendi membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan demonstrasi berlangsung sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

โ€œKami tidak melakukan intimidasi atau pemaksaan. Kami hanya menegaskan agar aspirasi kami dilaksanakan,โ€ kata dia.

Adapun terkait penurunan dan perusakan banner saat aksi, Nendi mengakui hal itu terjadi. Namun, ia menyebut tindakan tersebut sebagai ekspresi kekecewaan mahasiswa.

โ€œItu bentuk ekspresi dan kekecewaan,โ€ ujarnya.

BEM UNMA juga mengklaim memiliki bukti yang menunjukkan ketidaksesuaian informasi dari pihak yayasan terkait keberadaan pimpinan kampus saat aksi berlangsung. Bukti tersebut, menurut Nendi, berupa foto dan rekaman video.

Hasil Rapat Satgas KTR, Oknum Anggota Dewan yang Terekam Merokok di Area KTR akan Segera Dipanggil

โ€œKami sudah mengumpulkan foto-foto dan video,โ€ kata dia.

Meski konflik belum mereda, BEM UNMA memastikan akan terus mengawal isu tersebut hingga kondisi kampus dinilai kembali stabil.

โ€œKami tidak akan mudah lelah dan akan terus mengusahakan sampai UNMA stabil lagi,โ€ ujar Nendi.

Ia juga mengimbau mahasiswa tetap tenang di tengah eskalasi situasi. โ€œTenang menghadapi dan jangan panik,โ€ katanya.

RUZKA INDONESIA masih berupaya meminta tanggapan pihak yayasan UNMA terkait pernyataan BEM tersebut. (***)

Perampokan dan Pembunuhan Sadis di Pekanbaru, Empat Pelaku Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Meluncur Toyota Kijang Super 2026: Tampil Gagah dan Fitur Canggih, Harganya Terjangkau

Sorotan






Kolom