Ekonomi
Beranda ยป Berita ยป Pemkot Depok Gelar Workshop Kewirausahaan, Diikuti Ratusan Pelaku Usaha

Pemkot Depok Gelar Workshop Kewirausahaan, Diikuti Ratusan Pelaku Usaha

Para peserta Workshop Kewirausahaan Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Depok, Rabu (08/04/2026). (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) menggelar Workshop Kewirausahaan Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Depok, Rabu (08/04/2026).

Sebanyak 275 pelaku usaha mengikuti workshop tersebut yang mengusung tema โ€œUMKM Naik Kelas dan Berdaya Saingโ€.

Workshop tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan pendampingan intensif bagi para peserta.

โ€œSelama dua hari pelatihan, peserta akan didampingi langsung oleh pendamping. Setiap kelas berisi 25 peserta, dan pendampingan juga berlanjut hingga enam bulan bahkan satu tahun, termasuk layanan konsultasi bisnis yang bisa diakses kapan saja,โ€ ujar Kepala DKUM Kota Depok, Mohamad Thamrin.

Menurut Thamrin, layanan pendampingan akan dibagi di dua lokasi, yakni di kantor DKUM lantai 7 serta di UMKM Center ITC yang telah disiapkan sebagai ruang layanan konsultasi bisnis.

Bapenda Majalengka Genjot Pajak Kendaraan, PAD Tembus Rp83,6 Miliar

Melalui kegiatan ini, Pemkot Depok menargetkan peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha, termasuk mendorong inovasi produk serta adaptasi terhadap digitalisasi pemasaran.

โ€œKita harapkan pelaku usaha tidak hanya menjual produk yang sama, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas. Termasuk memanfaatkan digitalisasi, sehingga pemasaran bisa dilakukan tanpa harus memiliki toko fisik,โ€ jelasnya.

Selain itu, penguatan jejaring dan kolaborasi juga menjadi fokus.

DKUM menggandeng sejumlah mitra retail seperti Alfamart, Indomaret, serta pelaku usaha lainnya untuk membuka peluang pemasaran produk UMKM melalui kegiatan gelar produk.

Dari sisi pembiayaan, Pemkot Depok juga bekerja sama dengan Bank BJB dalam memberikan akses permodalan ringan bagi pelaku UMKM.

Optimalisasi PAD, Disperdagin Majalengka Genjot Penataan Pasar Kadipaten

Melalui program ini, pelaku usaha hanya menanggung bunga sebesar 1 persen dari total bunga pinjaman 9 persen.

Workshop ini juga menggandeng akademisi dari Vokasi Universitas Indonesia (UI) untuk memperkuat aspek keilmuan dan pengembangan usaha peserta.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari seluruh kecamatan di Kota Depok, dengan keterwakilan dari berbagai unsur, seperti pemuda, PKK, pelaku usaha perempuan, hingga komunitas usaha.

Ia menegaskan, pendampingan selama enam bulan akan menjadi kunci keberhasilan program, dengan pemantauan perkembangan usaha setiap bulan.

โ€œTarget kita, kalau sebelumnya capaian keberhasilan di angka 75โ€“80 persen, tahun ini bisa mencapai 99,9 persen. Bahkan tahun lalu ada peserta yang omzetnya meningkat hingga 200 persen dalam enam bulan,” pungkas Thamrin. (***)

BPS Pastikan Kerahasiaan Data Pelaku Usaha di Sensus Ekonomi 2026

Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom