RUZKA INDONESIA — Siaga pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, Polres Metro Depok secara resmi melaksnakan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Untuk pengamanan Polres Metro Depok kerahkan sebanyak 675 personel gabungan dan mendirikan 7 Pos pengamanan.
Hal tersebut sebagai bentuk pelaksanaan pengamanan perayaan Lebaran Idul Fitri dan pemantauan arus mudik agar berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Operasi gabungan ini melibatkan sinergi lintas instansi. Mulai dari jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta unsur Pramuka.
Ratusan personel gabungan ini akan disebar ke berbagai titik strategis. Fokus utama operasi tahun ini meliputi pengamanan jalur utama mudik, pusat perbelanjaan, terminal, hingga objek vital lainnya.
Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras menjelaskan, ratusan personel tersebut akan disebar ke berbagai titik strategis. Fokus utama operasi tahun ini meliputi pengamanan jalur utama mudik, pusat perbelanjaan, terminal, hingga objek vital lainnya.
“Kekuatan 675 personel ini akan kami maksimalkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur rawan macet seperti Jalan Margonda, Jalan Raya Bogor, dan akses menuju tol,โ ungkap Kapolres dalam keterangan yang diterima, Ahad (15/03/2026).
Selain menyebar ratusan personel gabungan tersebut, Operasi Ketupat Jaya 2026 ini juga menyediakan 7 pos pelayanan dan pengamanan yang ditempatkan di Jalan Margonda, Terminal Jatijajar, Jalan Raya Bogor, simpang pintu Tol Cijago, GDC, Kukusan dan Sengon.
โSejumlah pos pengamanan dan pelayanan telah didirikan di beberapa lokasi. Beberapa fasilitas yang tersedia yakni pemeriksaan kesehatan dasar bagi pemudik yang kelelahan, hingga tempat singgah sementara bagi pengendara jarak jauh,โ jelas Kapolres.
Selain fokus pada permasalahan arus lalu lintas, personel gabungan juga ditugaskan untuk melakukan patroli intensif ke kawasan pemukiman.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya pencurian rumah kosong yang ditinggalkan warga saat pulang kampung.
“Kami mengimbau warga yang mudik untuk melapor kepada ketua RT, RW, atau Bhabinkamtibmas setempat. Patroli skala besar akan terus dilakukan selama masa operasi untuk memastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman,โ tegas Kapolres. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar