Nasional
Beranda » Berita » Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta, Toko Oleh-Oleh Tiara Snack Garut Kebakaran

Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta, Toko Oleh-Oleh Tiara Snack Garut Kebakaran

Pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api pada peristiwa kebaran di toko oleh-oleh Tiara Snack di Garut. (Foto: Dok Ridwan)

RUZKA INDONESIA — Toko oleh-oleh Tiara Snack, berlokasi di Kampung Loji, Jalan Pramuka RT 01 RW 02, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) alami kebakaran.

Peristiwa kebakaran di toko oleh-oleh milik seorang wiraswastawan, Rizal (40) tersebut terjadi Rabu pagi, (24/01/2026), sekitar pukul 08.40 WIB.

Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran diduga kuat dipicu kebocoran tabung gas LPG.

Kemudian, lanjut Kapolsek, gas menyambar api dari tungku masak, sehingga api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian toko.

“Sumber kebakaran diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang menyambar api di tungku. Kobaran api dengan cepat meluas dan membakar toko oleh-oleh tersebut,” terang AKP Zainuri.

Di Tengah Puing dan Harapan, Relawan TRAMP Bangun Hunian untuk Warga Garoga Tapsel

Ditambahkan Kapolsek, warga sekitar dan para tetangga sempat berupaya memadamkan api secara manual sebelum lima unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Garut tiba di lokasi.

Armada tersebut terdiri dari tiga unit mobil pancar dan dua unit mobil suplai air. “Sekitar pukul 09.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya,” imbuh Kapolsek Garut Kota.

Dalam peristiwa tersebut, jelas Kapolsek Garut Kota, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materil dialami pemilik toko cukup besar.

“Kerusakan meliputi bangunan ruko beserta seluruh barang dagangan, dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp300 juta,” ungkap Kapolsek.

Berdasarkan hasil pendataan di lokasi, tutur Kapolsek, diketahui tidak terdapat alat pemadam api ringan (APAR) di dalam toko, sehingga menyulitkan proses pemadaman awal.

Kapolres Garut Perkuat Sinergi dengan MUI dan Ponpes As Sa’adah

Selain itu, terang Kapolsek, di lokasi ditemukan sekitar 20 tabung gas LPG 3 kilogram, berada dekat dengan area memasak gorengan, serta keterbatasan sumber air karena hanya tersedia kran kecil untuk cuci tangan.

Personel Polsek Garut Kota dan Polres Garut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta melakukan pendataan dan penyelidikan awal guna memastikan penyebab kebakaran.

“Para pelaku usaha kami imbau agar selalu memperhatikan standar keselamatan, khususnya penggunaan dan penyimpanan tabung gas LPG, serta penyediaan alat pemadam kebakaran, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari,” pungkasnya, (***)

Jurnalis: Ridwan
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Majalengka Mengusulkan SOR Baribis di Tengah Keterbatasan Anggaran Daerah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *