Nasional
Beranda ยป Berita ยป Anggota DPR Minta Kemenkum Alokasikan Dana untuk Program Bantuan Hukum

Anggota DPR Minta Kemenkum Alokasikan Dana untuk Program Bantuan Hukum

Anggota DPR RI, Teuku Ibrahim. (Foto: Ist)
Anggota DPR RI, Teuku Ibrahim. (Foto: Ist)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK–Anggota DPR RI dari Komisi XIII, Teuku Ibrahim, meminta Kementerian Hukum mengalokasikan anggaran khusus untuk program bantuan hukum dan pelatihan sadar hukum kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Ibrahim saat menggelar rapat membahas anggaran dengan Kementerian Hukum di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/09/2025).

"Saya tidak melihat ada anggaran bantuan hukum untuk masyarakat dan pelatihan sadar hukum kepada masyarakat," kata Ibrahim dalam rapat tersebut.

Ibrahim mendukung penuh usulan penambahan anggaran Kementerian Hukum yang mencapai Rp196 miliar.

Namun, dia menyayangkan anggaran tersebut tidak digunakan untuk memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat serta pelatihan kepada warga yang masih awam hukum.

Tak Tergiur Uang Rp20 Juta, Warga Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Pilih Tak Menghina Dedi Mulyadi

Menurutnya, hal tersebut akan sangat membantu masyarakat agar lebih teredukasi dengan hukum ataupun undang-undang secara umum.

Tidak hanya itu, bantuan hukum secara gratis juga dapat membantu masyarakat yang sedang tersandung masalah hukum, terkhusus dari kalangan menengah ke bawah untuk mendapat keadilan.

"Kami juga berharap peningkatan digitalisasi bantuan hukum tersebut dapat berjalan dengan baik pada tahun 2026," kata Ibrahim.

Ia berharap pemerintah dan pimpinan rapat hari ini dapat memberikan perhatian khusus pada dua program ini.

Ia yakin dengan adanya pemberian bantuan hukum dan pelatihan hukum untuk warga, kehadiran negara akan lebih terasa dalam memberikan keadilan kepada masyarakat.

Hasil Sidang Isbat: Awal Ramadhan Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

"Kami meminta agar rencana anggaran tersebut dapat terealisasikan 100 persen sehingga kita dapat mewujudkan Astacita pemerintahan Pak Prabowo untuk mewujudkan reformasi, hukum, politik, dan birokrasi," pungkasnya.*

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom