Ekonomi
Beranda » Berita » UMKM Binaan Pertamina Debut INACRAFT 2026, Sukses Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar

UMKM Binaan Pertamina Debut INACRAFT 2026, Sukses Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar

Dalam ajang INACRAFT 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4–8 Februari 2026, UMKM binaan Pertamina berhasil membukukan total transaksi sebesar Rp10,4 miliar yang terdiri atas penjualan ritel senilai Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan (potential reorder) sebesar Rp4,4 miliar. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)
Dalam ajang INACRAFT 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4–8 Februari 2026, UMKM binaan Pertamina berhasil membukukan total transaksi sebesar Rp10,4 miliar yang terdiri atas penjualan ritel senilai Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan (potential reorder) sebesar Rp4,4 miliar. (Foto: Dok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA – Dalam ajang INACRAFT 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 4–8 Februari 2026, keikutsertaan UMKM binaan PT Pertamina (Persero) mencatatkan capaian membanggakan. Dalam pameran tersebut, UMKM binaan Pertamina berhasil membukukan total transaksi sebesar Rp10,4 miliar yang terdiri atas penjualan ritel senilai Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan (potential reorder) sebesar Rp4,4 miliar.

Salah satu kisah sukses datang dari Besolek, UMKM perhiasan batu alam khas Bengkulu milik Lidya yang untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam ajang INACRAFT. Debut perdana ini langsung membuahkan hasil yang luar biasa.

Produk perhiasan batu alam khas Bengkulu yang dipadukan dengan tembaga berhasil menarik perhatian dan mendapat sambutan hangat dari para pengunjung, baik domestik maupun mancanegara.

Dari seluruh produk yang dibawa langsung dari Bengkulu, lebih dari 80 persen berhasil terjual, menjadikannya capaian penjualan tertinggi yang pernah diraih Besolek sepanjang keikutsertaannya dalam pameran. Puncak transaksi terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Ahad, dengan produk yang paling diminati berupa gelang batu dan bros batu.

Pemilik Besolek, Lidya, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa INACRAFT 2026 menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi Besolek.

PWI Depok Gandeng Bapanas Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan

“Terima kasih kepada Pertamina atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk terus berkembang dan memperluas pasar ke depan,” ujarnya.

Capaian positif juga dirasakan oleh Batik Mosho, UMKM batik asal Kabupaten Berau yang digawangi Mochamad Shodik. Untuk pertama kalinya tampil di INACRAFT sebagai mitra binaan Pertamina, Batik Mosho menilai keikutsertaan ini sebagai pengalaman yang sangat berharga, khususnya dari sisi pembelajaran dan jejaring.

“Bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fesyen dan batik adalah sebuah kebanggaan sekaligus proses belajar yang luar biasa bagi kami. Meski dari sisi penjualan kami masih perlu banyak berproses, kesempatan bertemu dan berjejaring dengan orang-orang hebat adalah nilai yang jauh lebih berharga,” ungkap Mochamad Shodik.

Booth Batik Mosho juga mendapat kunjungan serta sesi berbagi langsung dari desainer ternama Musa Widiatmojo dan fashion image & colour consultant Amy Wirabudi. Keduanya memberikan wawasan berharga seputar teknik pewarnaan, penguatan citra produk, serta tren fesyen Jakarta.

“Ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri dengan lebih baik ke depan,” tambahnya.

Jelang Ramadhan, Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Cisalak Depok

Sementara Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron menyampaikan bahwa capaian UMKM binaan di INACRAFT 2026 mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing.

“Pertamina secara konsisten menghadirkan UMKM binaan ke panggung nasional dan internasional melalui pameran strategis seperti INACRAFT. Capaian transaksi serta komitmen transaksi lanjutan ini menjadi bukti bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang sangat besar,” ujar Baron, Selasa (10/02/2026).

Ia menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan Pertamina tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada penguatan kapasitas pelaku usaha. “Kami ingin UMKM tidak hanya laku saat pameran, tetapi juga memperoleh jejaring, wawasan, serta kepercayaan diri untuk tumbuh secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Para pelaku UMKM binaan pun menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) atas kesempatan, kepercayaan, pendampingan, serta ruang pembelajaran yang diberikan melalui partisipasi dalam INACRAFT 2026. Mereka berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi pijakan yang kuat untuk terus berkembang, sekaligus mempersiapkan diri berpartisipasi kembali dalam pameran berskala besar di masa mendatang.

“Bagi kami, ilmu dan pengalaman adalah investasi terpenting,” tutup Mochamad Shodik. (***/Hop)

Tarif Listrik Jadi Pemicu, Mendagri Pastikan Inflasi Januari 2026 Masih Terkendali

Editor: Ao S Dwiyantho Putra
Email: aodwiyantho@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom