RUZKA INDONESIA – PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas jaringan penerbangan dengan membuka 1 rute internasional baru Jakarta–Bangkok dan 2 rute domestik dari Denpasar, Bali menuju Wakatobi dan Waingapu. Ekspansi ini mulai beroperasi Juli–Agustus 2026.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi TransNusa memperkuat konektivitas regional, menjawab meningkatnya kebutuhan perjalanan di Asia Tenggara, sekaligus membuka akses ke destinasi unggulan Indonesia.
TransNusa akan mulai mengoperasikan rute Jakarta (CGK)–Bangkok (BKK) pada 6 Agustus 2026 dengan frekuensi 2 penerbangan setiap hari. Seluruh penerbangan dilayani melalui Suvarnabhumi Airport.
Jadwal penerbangan:
- Jakarta–Bangkok: Pukul 08.20 WIB tiba 11.45 waktu setempat. Penerbangan kedua pukul 16.30 WIB tiba 19.55 waktu setempat
- Bangkok–Jakarta: Pukul 12.30 waktu setempat tiba 15.55 WIB. Penerbangan kedua pukul 20.40 waktu setempat tiba 00.05 WIB
Untuk menyambut pembukaan rute baru, TransNusa menghadirkan tarif spesial mulai dari Rp2.999.000 one way.
“Pembukaan rute menuju Bangkok, Wakatobi, dan Waingapu merupakan bagian dari strategi ekspansi jaringan penerbangan TransNusa untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik. Kami percaya kemudahan akses transportasi menjadi faktor penting mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujar Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, Senin (6/7/2026).
Ia menambahkan tingginya minat wisatawan Indonesia ke Thailand dan sebaliknya menjadi peluang memperkuat konektivitas kedua negara.
Buka Akses Langsung Bali ke Indonesia Timur
Selain rute internasional, TransNusa memperluas konektivitas ke Indonesia Timur melalui Denpasar (DPS)–Wakatobi (WNI) dan Denpasar (DPS)–Waingapu (WGP).
- DPS–Wakatobi: Penerbangan perdana 16 Juli 2026, frekuensi 3 kali seminggu. TransNusa menjadi maskapai pertama dengan penerbangan langsung Bali–Wakatobi. Harga mulai Rp1.849.000
- DPS–Waingapu: Penerbangan perdana 15 Juli 2026, frekuensi 4 kali seminggu. Harga mulai Rp1.349.000
Penjualan tiket kedua rute domestik sudah dibuka sejak 30 Juni 2026.
Wakatobi dikenal memiliki sekitar 750 spesies karang dari total 850 spesies di dunia. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, http://M.Ling menyambut baik pembukaan rute ini.
“Hadirnya penerbangan TransNusa dari Bali menuju Wakatobi akan semakin membuka akses bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam bawah laut Wakatobi yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara Waingapu di Pulau Sumba menawarkan bentang savana, pantai berpasir putih, dan budaya lokal yang masih terjaga.
Dengan Bali sebagai hub internasional, TransNusa optimistis destinasi seperti Wakatobi dan Waingapu semakin mudah dijangkau wisatawan domestik maupun mancanegara. Konektivitas yang luas juga diharapkan mendorong sektor perdagangan, investasi, MICE, hingga pertukaran budaya di Asia Tenggara.
Saat ini TransNusa mengoperasikan penerbangan dengan pesawat Airbus A320, Airbus A321, dan Comac C909. Setelah Kuala Lumpur, Singapura, Guangzhou, dan Perth, Bangkok menjadi destinasi internasional terbaru maskapai “Premium Service Carrier” ini. ***






Komentar