Komunitas
Beranda » Berita » Tanpa Plastik, Warga Ratujaya Depok Bungkus Daging Kurban dengan Wadah Ramah Lingkungan

Tanpa Plastik, Warga Ratujaya Depok Bungkus Daging Kurban dengan Wadah Ramah Lingkungan

Warga RW 01, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depo gunakan wadah non plastik untuk bungkus daging kurban. (Foto: RUZKA INDONESIA) 
Warga RW 01, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depo gunakan wadah non plastik untuk bungkus daging kurban. (Foto: RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Tanpa plastik, warga RW 01, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok membungkus daging kurban dengan wadah ramah lingkungan.

Daging kurban dibungkus menggunakan daun jati, lalu dibalut kembali dengan bongsang, wadah tradisional yang terbuat dari anyaman bambu, sering digunakan sebagai pembungkus makanan, termasuk daging kurban.

Ketua RW 01, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Jaelani membungkus daging kurban dengan daun jati dan bongsang dalam pelaksanaan Idul adha 1446 Hijriah.

Baca juga: Warga Depok Diingatkan Waspada Penipuan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya mengurangi sampah plastik.

Bike to Work Indonesia Dorong Penyediaan Parkir Sepeda Aman di Stasiun Kereta, Ini 9 Bike Shelter Baru di Jabodetabek

“Daun jati cukup kuat dan aman untuk membungkus daging. Kemudian kita tambahkan bongsang agar lebih rapi dan tetap ramah lingkungan. Tujuannya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” terang Jaelani saat kegiatan distribusi daging, Sabtu (07/06/2025).

Pelaksanaan kurban di RW 01 tahun ini dilakukan secara gotong royong oleh warga di beberapa titik, termasuk di lingkungan RT 04 dan Masjid Jami Asyukur.

Baca juga: Sate Daging Kurban, Begini Cegah Munculnya Senyawa Karsinogenik Pemicu Kanker

Hewan kurban yang disembelih meliputi 5 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Salah satu sapi merupakan bantuan dari Bank BJB sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Langkah RW 01 ini mendapat apresiasi dari warga karena selain memperkuat nilai ibadah dan kebersamaan, juga menjadi contoh nyata penerapan kurban ramah lingkungan.

Haol Masyayikh Sunanulhuda, Merawat Tradisi dan Meneguhkan Adab Pesantren

Jaelani berharap inisiatif ini bisa diadopsi oleh RW lain di Kota Depok agar semangat Idul Adha tetap berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

Baca juga: Idul Adha, Polrestro Depok Wujudkan Sinergi dan Semangat Berbagi

“Kami ingin Idul Adha tahun ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga kepedulian terhadap bumi kita. Dengan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, kita ikut menjaga warisan untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

03

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

04

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

05

Depok Bebas Kabel Udara, Kali Ini Jalan Serua Diterbitkan

06

Awak Media Apresiasi Dedikasi Kepolisian Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Garut

07

Indosat Konektivitaskan ‘Lidah Menari-nari’ Dapoerinduu, Sajikan Brownies Sehat Bercitarasa Cokelat Keju

Sorotan






Kolom