RUZKA INDONESIA – PT PLN (Persero) memperkuat peran dalam pengembangan ekosistem digital nasional dengan menyuplai listrik 2×725 Megavolt Ampere (MVA) serta layanan listrik premium untuk data center milik Digital Edge Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.
Dukungan PLN diumumkan bersamaan seremoni topping off fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia. CGK1 kini menjadi data center dengan kapasitas daya terbesar di Indonesia. Kolaborasi PLN dan Digital Edge ini menjadi langkah penting memperkuat infrastruktur digital nasional sekaligus mendukung posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital Asia Tenggara.
CEO Digital Edge Indonesia, Stephanus Oscar, menyebut pasokan listrik andal sebagai faktor utama pengembangan pusat data berskala besar.
“Topping off CGK1, yang didukung oleh perjanjian pasokan listrik terbesar dalam sejarah pusat data Indonesia, mencerminkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan digital jangka panjang negeri ini,” ujar Oscar.
Menurutnya, pengembangan kawasan data center tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur digital saat ini, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia menghadapi perkembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI). “Bersama PLN, kami tidak sekadar membangun sebuah pusat data. Kami sedang meletakkan fondasi agar Indonesia dapat bersaing di level tertinggi ekonomi AI global. CGK Campus dirancang untuk tumbuh seiring dengan ambisi bangsa,” tegasnya.
Sebelumnya, Digital Edge Indonesia dan PLN menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) pada Oktober 2025 untuk pasokan 2×650 MVA. Seiring rencana ekspansi dan untuk memastikan layanan 24 jam tanpa gangguan, pasokan ditingkatkan menjadi 2×725 MVA secara bertahap hingga 2030. Kapasitas itu menjadikan Digital Edge sebagai pemegang PJBTL terbesar PLN sekaligus salah satu data center berkapasitas daya terbesar di Indonesia.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan PLN berperan aktif memperkuat ekosistem digital nasional lewat pasokan listrik andal dan berkelanjutan.
“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini,” kata Darmawan.
Komisaris PLN, Jisman Hutajulu, menambahkan keandalan listrik jadi fondasi utama ekonomi digital. Kebutuhan listrik sektor digital akan terus naik seiring berkembangnya pusat data dan AI.
“Jadi data center ini demand-nya banyak sekali. Listrik yang andal untuk data center ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kami menjaga mutu pasokan listrik khusus data center ini yang sudah dilengkapi double feeder,” ujar Jisman saat topping off CGK1.
Jisman menyebut PLN terus memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung industri pusat data. “Jadi listrik yang andal dan scalable adalah fondasi pertama ekonomi digital dan siap tumbuh bersama kebutuhan infrastruktur AI di Indonesia,” pungkasnya. ***





Komentar