Sports
Beranda ยป Berita ยป Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Politis Usai Laga Melawan Inggris

Pemain Argentina Bentangkan Spanduk Politis Usai Laga Melawan Inggris

Giovani Lo Celso dari Argentina memegang spanduk bertuliskan Keluarga Malvinas adalah orang Argentina. (Foto: Rebecca Blackwell/AP)
Giovani Lo Celso dari Argentina memegang spanduk bertuliskan Keluarga Malvinas adalah orang Argentina. (Foto: Rebecca Blackwell/AP)

Kedua negara sempat terlibat konflik memperebutkan kepulauan Falkland atau Malvinas pada tahun 1982.

RUZKA INDONESIA–Para pemain Argentina membentangkan spanduk bernuansa politis yang menyatakan Las Malvinas Son Argentinas (Malvinas adalah milik Argentina) setelah kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta, Kamis (16/07) WIB.

Namun bentangan spanduk tersebut sepertinya melanggar peraturan. Kode Etik FIFA melarang penggunaan spanduk, bendera, selebaran, pakaian, dan atribut lainnya yang bersifat politis, menyinggung, dan/atau diskriminatif di dalam stadion.

Seperti diketahui, persoalan kedaulatan atas kepulauan di Atlantik Selatanโ€”yang dikenal oleh pihak Inggris sebagai Falkland, dan oleh pihak Argentina disebut Malvinasโ€”telah lama menjadi sumber ketegangan dalam hubungan kedua negara.

Kedua negara sempat terlibat konflik singkat memperebutkan kepulauan tersebut pada tahun 1982, yang menewaskan 649 tentara Argentina dan 255 tentara Inggris. Inggris akhirnya memenangkan konflik tersebut, dan sebagian besar penduduk kepulauan itu menyatakan keinginan mereka untuk tetap menjadi bagian dari Inggris.

Gol-gol di Menit Akhir Argentina Tumbangkan Inggris, Harry Kane: Kami Terpukul

Namun, Argentina telah lama mengklaim bahwa mereka mewarisi kepulauan tersebut dari Spanyol setelah kemerdekaannya pada tahun 1816, dan bahwa Inggris mengambil alih kendali pada tahun 1833 melalui tindakan kolonial yang ilegal.

Ini bukan kali pertama isu mengenai spanduk bermuatan politik muncul selama Piala Dunia. Bulan lalu di Los Angeles, warga Amerika keturunan Iran mengibarkan bendera era pra revolusiโ€”yang menjadi simbol protes terhadap pemerintah Teheranโ€”saat tim Iran bertanding.(***)

Editor: Amiruddin

Mengenang Rivalitas Inggris vs Argentina: Tangan Tuhan, Rattin dan Beckham Diganjar Kartu Merah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

06

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

07

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

Sorotan






Kolom