Nasional
Beranda ยป Berita ยป BPOM Berikan Depok Penghargaan Kota Pangan Aman

BPOM Berikan Depok Penghargaan Kota Pangan Aman

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati (kiri) menerima piagam penghargaan Kota Pangan Aman dari BPOM. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati (kiri) menerima piagam penghargaan Kota Pangan Aman dari BPOM. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Kota Depok kembali menorehkan prestasi di bidang keamanan pangan tahun 2024 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adapun penghargaan ini diberikan karena Kota Depok berhasil meraih peringkat pertama sebagai Kota Pangan Aman di Regional Barat dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2024.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama lintas Perangkat Daerah (PD), termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM).

"Pengawasan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes Kota Depok saja, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ini bukan sekadar izin usaha, tetapi juga melibatkan berbagai sektor yang terkait dengan keamanan pangan. Semua PD berperan, termasuk UMKM," jelasnya.

Lanjut Idris, dalam penerapan keamanan pangan, pengawasan dilakukan hingga ke pasar-pasar dan pelaku UMKM.

Komisi IX DPR RI Tinjau Pasar Depok Jaya, Pastikan Keamanan Pangan Ramadhan 2026

"Oleh karena itu, dalam penerapan keamanan pangan, pengawasan dilakukan hingga ke pasar-pasar dan pelaku UMKM. Insya Allah, dengan sistem ini, keamanan pangan di Kota Depok bisa dijamin," terang Idris.

Menurut Idris, fasilitas untuk perizinan dan pelatihan sudah tersedia, sehingga para pengusaha diharapkan lebih bersemangat dalam menjaga kualitas produk mereka.

"Saya juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya di bidang pangan, untuk segera mengurus izin dan memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan," imbuhnya.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati, menyampaikan bahwa ini adalah kali kedua Kota Depok menerima penghargaan serupa setelah sebelumnya meraih prestasi yang sama pada tahun 2023.

Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota yang menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman, mulai dari bahan mentah hingga produk jadi.

Hingga Lebaran 2026, PMI Depok Pastikan Stok Darah Aman

"BPOM memberikan penghargaan ini kepada daerah yang konsisten dalam menjaga keamanan pangan. Ini bukan hanya kerja Dinkes, tetapi juga lintas perangkat daerah. Selain itu, ada beberapa tahapan penilaian, mulai dari administrasi, paparan dan tanya jawab, hingga kunjungan lapangan," ungkapnya.

Dalam proses penilaian, tim BPOM melakukan kunjungan ke berbagai lokasi di Kota Depok. Tahun sebelumnya, kunjungan dilakukan ke pasar dan Unit Pengolahan Hasil (UPH), sedangkan tahun ini, kunjungan mencakup restoran, industri rumah tangga pangan, serta tempat penyimpanan daging.

Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pelaku usaha telah mengikuti prosedur perizinan, penyuluhan keamanan pangan, dan menerapkan manajemen yang baik dalam proses produksi.

Lebih lanjut, dalam kompetisi ini, Kota Depok bersaing dengan beberapa daerah lain di Regional Barat, seperti Kota Solo, Kabupaten Banyumas, Metro Lampung, dan Yogyakarta.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha di Depok untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan mereka.

Pagdam Jaya Tutup TNI Manunggal Masuk Desa ke-127 di Depok, Tekankan Kemanunggalan dengan Warga

"Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga untuk para pelaku usaha di bidang pangan. Dengan adanya standar yang jelas, mulai dari perizinan industri rumah tangga pangan, penyuluhan keamanan pangan, hingga sertifikasi LHS bagi restoran, masyarakat Kota Depok maupun luar Depok dapat lebih yakin bahwa produk pangan yang mereka beli aman dan berkualitas," pungkas Mary. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom