Bisnis
Beranda » Berita » Lampung Kini Punya Penerbangan Reguler ke Kuala Lumpur, Transnusa Mulai 24 Agustus 2026

Lampung Kini Punya Penerbangan Reguler ke Kuala Lumpur, Transnusa Mulai 24 Agustus 2026

Peresmian penerbangan perdana TransNusa rute Jakarta (CGK)–Lampung (TKG) dan Lampung (TKG)–Kuala Lumpur (KUL) pada Minggu, 24 Agustus 2026. (Foto: Dok Ruzka Indonesia)

RUZKA INDONESIA – PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana Jakarta (CGK)–Lampung (TKG) dan Lampung (TKG)–Kuala Lumpur (KUL) pada Minggu, 24 Agustus 2026.

Pembukaan kedua rute tersebut memperluas konektivitas dari Bandar Udara Internasional Radin Inten II, sekaligus menghadirkan kembali layanan penerbangan internasional reguler dari Lampung.

Bagi Transnusa, penerbangan perdana ini bukan sekadar penambahan dua rute dalam jaringan. Kehadiran layanan langsung ke Kuala Lumpur membuka akses yang selama ini mengharuskan masyarakat Lampung melakukan perjalanan melalui kota lain, baik untuk wisata, bisnis, mengunjungi keluarga, kebutuhan kesehatan, maupun perjalanan umrah.

Rute internasional tersebut juga menjadi bagian dari momentum penguatan kembali posisi Radin Inten II sebagai pintu masuk dan keluar penerbangan internasional.

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan Lampung merupakan salah satu jaringan penting bagi Transnusa di Sumatra. Pembukaan rute ini didasarkan pada potensi pariwisata serta besarnya populasi dan hubungan ekonomi-sosial antara Lampung dan Malaysia.

Tinjau FT Reo Terdampak Gempa NTT, Komut Pertamina Puji Ketangguhan Perwira dan Beri Apresiasi Tinggi

“Pembukaan rute ini merupakan salah satu jaringan yang penting bagi kami di Sumatra. Lampung memiliki populasi sekitar 9,5 juta jiwa dan potensi yang cukup besar, baik untuk perjalanan bisnis maupun pariwisata. Kami melihat ada peluang yang kuat untuk menghubungkan masyarakat Lampung dengan Malaysia, sekaligus membawa lebih banyak wisatawan dari Malaysia untuk mengenal Lampung,” ujar Datuk Bernard.

Beroperasinya penerbangan Lampung–Kuala Lumpur setiap hari menjadi babak baru bagi konektivitas internasional Lampung. Sebelumnya, penerbangan internasional dari Radin Inten II belum menjadi pilihan perjalanan reguler yang berkelanjutan.

Kehadiran Transnusa membawa layanan tersebut ke tahap berikutnya. Setelah sebelumnya mengoperasikan penerbangan charter, Transnusa kini menyediakan penerbangan reguler setiap hari antara Lampung dan Kuala Lumpur.

Transnusa melihat potensi rute ini tidak hanya dari sektor pariwisata. Kebutuhan perjalanan juga mencakup bisnis, perdagangan, mobilitas tenaga kerja, hingga layanan kesehatan.

“Market-nya bukan hanya pariwisata. Ada bisnis, hubungan antara pemerintah dan masyarakat, manpower supply untuk pekerjaan di Malaysia, halal business, sampai medical tourism. Kami juga melihat, perjalanan untuk kebutuhan medis dari Lampung juga sudah ada ke Singapura, Bangkok, dan Kuala Lumpur. Dengan penerbangan langsung, aksesnya menjadi lebih dekat dan mudah,” kata Datuk Bernard.

Presiden Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Kebutuhan perjalanan untuk umrah juga menjadi potensi. Kuala Lumpur memiliki jaringan penerbangan internasional yang luas sehingga dapat menjadi titik transit bagi masyarakat Lampung ke Timur Tengah.

Di sisi lain, penerbangan langsung juga membuka peluang bagi wisatawan Malaysia mengenal Lampung sebagai destinasi alternatif di Indonesia.

Jakarta-Lampung: Penghubung Jaringan Domestik & Internasional

Di sisi domestik, penerbangan Jakarta–Lampung dengan frekuensi hingga 3 kali sehari dan waktu tempuh 45-60 menit memberikan alternatif perjalanan cepat.

Jakarta juga berfungsi sebagai titik lanjutan menuju destinasi domestik Transnusa seperti Yogyakarta, Denpasar, Lombok, dan Singkawang, serta internasional seperti Singapura, Guangzhou, dan Bangkok.

PT Tirta Asasta Depok akan Lakukan Revitalisasi Pipa, Ini Kawasan yang Terdampak Aliran Air Terganggu

“Ini adalah bagian dari visi kita untuk membuat konektivitas di kota-kota besar, kecil, dan juga destinasi wisata di seluruh Nusantara. Kita tidak hanya menghubungkan Jakarta–Lampung semata, tetapi juga membuka konektivitas Lampung ke tujuan luar negeri, yaitu Kuala Lumpur. Kita harapkan penerbangan ini akan terus berlanjut dan pada saatnya dapat ditambah frekuensinya sesuai dengan permintaan pengguna,” ujar Direktur Utama Transnusa, Bayu Sutanto.

Dengan pola tersebut, Jakarta menjadi akses Lampung menuju jaringan domestik, sementara Kuala Lumpur membuka jalur langsung menuju jaringan internasional.

Untuk mendukung perjalanan, Transnusa menghadirkan tarif khusus: Jakarta–Lampung mulai Rp699.000, Lampung–Kuala Lumpur mulai Rp1.599.000, dan Kuala Lumpur–Lampung mulai MYR399.

Gunakan Armada COMAC C909

Untuk melayani kedua rute baru, Transnusa mengoperasikan COMAC C909 berkapasitas 95 penumpang. Pemilihan armada ini disesuaikan dengan karakteristik rute dan estimasi permintaan awal.

“Untuk rute baru seperti ini, kalau kita memulainya dengan sekitar 50% load factor, itu sudah menjadi awal yang baik. Kami berharap dalam 3 sampai 6 bulan bisa meningkat lebih dari 70%. Kalau potensi Lampung terus berkembang, kami tentu bisa menyesuaikan kapasitas maupun frekuensinya,” ujarnya.

Transnusa akan terus mengevaluasi performa kedua rute, termasuk peluang peningkatan frekuensi dan penggunaan armada berkapasitas lebih besar.

Penerbangan perdana Jakarta–Lampung dan Lampung–Kuala Lumpur sekaligus menjadi langkah baru Transnusa menghubungkan kota-kota regional dengan pusat aktivitas nasional dan destinasi internasional, membawa Lampung lebih dekat ke Jakarta, Malaysia, dan jaringan perjalanan yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara. ***
Editor: Yoyok BP
Email: yoyokbp@gmail.com

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

05

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

06

Galeri Indonesia Kaya, Gelar Konser Kidung Natal Indonesia, Semangat Inklusivitas Berjalan Beriringan dalam Harmoni Musik Keroncong

07

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center

Sorotan






Kolom