RUZKA INDONESIA — Pernyataan tegas Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebut Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) sebagai ancaman non-militer mendapat tanggapan dari salah satu Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah.
Qonita yang merupakan putri dari ulama terkemuka Sukron Ma’mun tersebut menyatakan dukungan ketegasan atas pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok mengatakan aktivitas LGBT selain merupakan ilegal di Indonesia, juga mengancam masa depan generasi emas yang ada, serta merusak fitrah manusia.
“Meski di sejumlah negara dilegalkan, tapi jelas yang namanya LGBT itu menyalahi fitrah manusia. Jadi tetap tidak boleh ditolerir atau dilegalkan meski dibenturkan dengan konteks HAM,” tegas Qonita, Sabtu (18/07/2026).
Karena dasar itu, Qonita mendukung langkah Gerakan Rakyat Semesta (GRS) yang secara gencar melakukan sosialisasi penolakan normalisasi LGBT lewat berbagai aksi.
Qonita juga mengutarakan kekhawatiran nya jika praktik atau aktivitas LGBT atau pecinta sesama jenis tidak diberikan sanksi karena LGBT merupakan penyakit menular.
“Yang lebih bahaya ya itu proses penularannya. Jika hari ini jadi korban, di masa mendatang kemungkinan besar akan menjadi predator, bukan kah sudah banyak buktinya?,” ungkap politisi dari PPP.
Karenanya, dia berharap pemerintah segera menetapkan status hukum terhadap aktivitas para pelaku LGBT agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar di kemudian hari.
Wanita asli Kota Depok tersebut juta mengajak para orang tua agar selalu memperhatikan tingkah laku dan mengawasi pergaulan buah hatinya agar tidak terjebak dalam circle nya LGBT.
Lebih dari itu, panduan agama dinilai Qonita menjadi salah satu benteng paling kokoh yang harus dimiliki para orang tua.
“Bagi para orang tua harap selalu ajarkan nilai-nilai agama terhadap anak-anak nya. Jangan biarkan waktu kosong mereka terisi oleh hal-hal negatif terutama yang berasal dari media sosial,” pungkasnya. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar