Prancis harus menerima kenyataan pahit dengan hanya berlaga di perebutan tempat ketiga.
RUZKA INDONESIA–Spanyol melumpuhkan Prancis di jantung wilayah Texas lewat kemenangan dominan 2-0 yang membuat lini serang paling ditakuti di turnamen ini tak berkutik, Selasa waktu setempat atau Rabu pagi (15/07/2026) WIB.
Spanyol pun melaju ke final Piala Dunia pertama mereka sejak mengangkat trofi pada tahun 2010.
Sejak peluit awal dibunyikan, timnas Spanyol melilit Prancis layaknya seekor anaconda, mempererat cengkeraman mereka lewat gelombang tekanan dan penguasaan bola yang terus-menerus, hingga mematikan perlawanan lini serang Prancis yang sebelumnya tampak tak terbendung sepanjang turnamen.
Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro mencetak gol kemenangan, namun skor akhir tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi Spanyol; sang juara Eropa itu menguasai bola sepenuhnya, mengatur tempo permainan, dan menutup rapat ruang gerak bagi lini depan Prancis yang digadang-gadang hebat itu.
“Mimpi yang menjadi kenyataanโฆ sejujurnya, saya bahkan tidak pernah membayangkan hal seperti ini, bahkan dalam mimpi terliar saya sekalipun,” ujar Porro. “Kami melakukan segalanya dengan tepat saat menghadapi tim yang sedang tampil gemilang di Piala Dunia ini.”
Spanyol kini hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk melengkapi pencapaian ganda: menjuarai Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa.
Mereka akan mengetahui lawan di final pada Kamis (16/07) WIB, saat Inggris menghadapi Argentina di Atlanta demi memperebutkan tempat di partai puncak pada hari Minggu (19/07).
Sementara itu, Prancis harus menerima kenyataan pahit dengan hanya berlaga di perebutan tempat ketiga, setelah harapan mereka untuk merayakan kemenangan di Hari Bastille (Bastille Day) pupus total.
“Para pemain sangat terpukul, namun kami harus berpikir jernih: secara teknis, kami kalah kelas,” kata pelatih Didier Deschamps. “Itu adalah tanggung jawab kami.”
“Kami kurang dalam hal presisi teknis dan energi. Spanyol sangat piawai mematahkan serangan lawan dengan membaca arah operan dan melakukan intersep. Kami sebenarnya ingin lebih merepotkan mereka saat menyerang,” katanya lagi.(***)
Editor: Amiruddin






Komentar