RUZKA INDONESIA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok menggelar penataran pelatih cabang olahraga bola tangan pada 27–28 Juni 2026.
Penataran tersebut untuk terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga melalui program pembinaan yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi tonggak awal pengembangan bola tangan di Kota Depok, karena merupakan penataran pelatih pertama yang diselenggarakan untuk cabang olahraga tersebut. Sebanyak 22 peserta mengikuti pelatihan sebagai calon pelatih Grade D,” ujar Sekretaris Umum KONI Kota Depok, Jamal Mutaqin dalam keterangannya, Selasa (30/06/2026).
Ia mengapresiasi inisiatif pengurus cabang olahraga bola tangan yang dinilai progresif dalam membangun fondasi pembinaan sejak dini.
“Ini langkah penting karena bola tangan masih tergolong cabang olahraga baru, tetapi sudah mampu lolos ke PORPROV XV Jawa Barat 2026. Artinya, potensi yang dimiliki sangat besar jika dibarengi dengan pembinaan yang terarah,” terang Jamal.
Menurut Jamal, momentum penyelenggaraan PORPROV Jawa Barat 2026 juga menjadi peluang strategis bagi Kota Depok untuk mempercepat perkembangan berbagai cabang olahraga, termasuk bola tangan.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, Depok akan menjadi lokasi pertandingan untuk sejumlah cabang dan subcabang olahraga, yang diikuti kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Ia menilai, ajang tersebut tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga mampu meningkatkan popularitas olahraga di tengah masyarakat.
“Kami berharap bola tangan bisa semakin dikenal luas dan ke depan menjadi salah satu olahraga favorit di Kota Depok,” ungkap Jamal.
Ketua Panitia Penataran, Budianto, menjelaskan, peserta tidak langsung mendapatkan sertifikat setelah mengikuti pelatihan. Mereka diwajibkan menjalani masa praktik dengan membina atlet selama lima bulan sebagai bagian dari proses kepelatihan.
Setelah memenuhi seluruh persyaratan, para peserta baru akan memperoleh sertifikat resmi yang memberikan legalitas untuk melatih secara profesional.
“Program ini diharapkan mampu mencetak pelatih-pelatih berkualitas yang dapat memperkuat pembinaan atlet, baik di tingkat klub maupun sekolah, sekaligus mendukung peningkatan prestasi olahraga Kota Depok di masa mendatang,” pungkas Jamal. (***)
Jurnalis: Risjaddin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar