RUZKA INDONESIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat layanan dasar kesehatan masyarakat melalui Posyandu.
Tercatat, saat ini, Kota Depok memiliki 1.083 Posyandu yang tersebar di 11 kecamatan dan 63 kelurahan.
Dari jumlah tersebut terdapat 1.039 Posyandu Mandiri, 25 Posyandu Purnama, dan 19 Posyandu Madya. Tidak ada lagi Posyandu dengan kategori Pratama.
โHal ini menunjukkan lebih dari 95 persen Posyandu di Kota Depok telah berkembang menjadi Posyandu Mandiri. Kami akan terus memperkuat berbagai layanan dasar untuk masyarakat melalui Posyandu ini,โ ujar Ketua Tim Penggerak Posyandu Kota Depok, Siti Barkah Hasanah atau yang akrab disapa Cing Ikah dalam keterangan yang diterima, Jumat (12/06/2026).
Menurut Cing Ikah, dari aspek sarana dan prasarana, sebanyak 664 Posyandu telah memiliki bangunan sendiri.
Sedangkan 72 Posyandu masih menumpang di kantor RT/RW, sebanyak 223 Posyandu memanfaatkan rumah warga, dan 124 Posyandu menggunakan gedung serbaguna.
โDari aspek kepemilikan lahan, masih terdapat 311 Posyandu yang belum memiliki lahan sendiri. Oleh karena itu, penguatan sarana dan prasarana Posyandu menjadi salah satu prioritas Pemkot Depok,โ jelasnya.
Dukungan ke Posyandu
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan Posyandu, lanjutnya, Pemkot Depok memberikan berbagai dukungan kepada setiap Posyandu, seperti bantuan operasional Posyandu.
Lalu memberi penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif kader, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kader sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
โKami berharap dukungan tersebut dapat semakin memperkuat pelayanan Posyandu kepada masyarakat. Posyandu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, sehingga terwujud generasi Kota Depok yang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing,โ pungkas Cing Ikah. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com






Komentar