RUZKA INDONESIA — Jelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memastikan kondisi hewan kurban di Kota Depok dalam keadaan sehat dan aman untuk dikurbankan.
Adapun pemeriksaan kesehatan hewan Kurban dilakukan bersama tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok di sejumlah lapak penjualan hewan kurban.
Medic Veteriner DKPP Provinsi Jabar, Septian Widyarto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan di empat lapak hewan kurban di Kota Depok.
โSejauh ini keadaannya sehat semua, baik itu sapi, domba maupun kambing. Tidak ada yang sakit secara berarti dan untuk syarat-syaratnya juga sudah masuk kriteria untuk berkurban,โ ujar Septian Kamis (21/05/2036).
Menurut Septian, pemeriksaan hewan kurban secara menyeluruh mulai dari kondisi fisik hingga kesehatan hewan.
Seluruh hewan yang diperiksa tidak ditemukan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik.
โDari bentukan postur tubuh, kaki, semuanya tidak ada yang cacat. Dari visual juga tidak ada leleran baik di hidung maupun di lubang-lubang lainnya,โ jelasnya.
Post Mortem
Tak hanya pemeriksaan sebelum penyembelihan (ante mortem), DKPP Jabar juga akan melakukan pemeriksaan usai penyembelihan (post mortem) saat Hari Raya Idul Adha.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan organ dalam hewan kurban tetap aman dikonsumsi masyarakat.
โPada saat penyembelihan nanti kami juga lakukan pengecekan organ-organ di dalam tubuh hewan. Kalau ada kelainan akan langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,โ ungkapnya.
Septian menambahkan, pengawasan hewan kurban dilakukan serentak di seluruh wilayah Jabar.
Sebanyak lima tim diterjunkan untuk melakukan pengecekan di 27 kabupaten/kota.
โSeluruh kabupaten kota di Jawa Barat kami lakukan pengecekan. Sampai saat ini belum ditemukan hal-hal yang berarti dan semuanya masih dinyatakan aman,โ tutupnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rurusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar