Bisnis
Beranda ยป Berita ยป Bangkit dari Kode, PLN Icon Plus Hadirkan Kelas Coding Inklusif untuk Anak Autisme

Bangkit dari Kode, PLN Icon Plus Hadirkan Kelas Coding Inklusif untuk Anak Autisme

Kelas Coding Inklusif: Spectrum Spark Coding bersama Forum Peduli Autisme Jawa Timur dan KIDI LENT. (Foto:Humas UI)

RUZKA INDONESIA — Dalam semangat Kebangkitan Nasional, PLN Icon Plus menghadirkan program Bangkit dari Kode melalui kegiatan Kelas Coding Inklusif: Spectrum Spark Coding bersama Forum Peduli Autisme Jawa Timur dan KIDI LENT.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN Icon Plus dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial melalui perluasan akses pendidikan digital yang inklusif, ramah, dan setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Mengusung semangat โ€œKoneksi Digital untuk Kebangkitan Generasiโ€, kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak dengan spektrum autisme usia 10โ€“15 tahun.

Melalui kelas daring yang didampingi orang tua, para peserta diperkenalkan pada dasar-dasar coding hingga praktik sederhana menggunakan aplikasi Scratch bersama tim pengajar dari KIDI LENT.

Pada kelas perdana, program ini diikuti oleh 23 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan Sekolah Luar Biasa Autisme River Kids, Kota Malang.

Maybank Dorong Dampak Sosial bagi 1,49 Juta Kehidupan di ASEAN, Perkuat Komitmen sebagai Institusi Berbasis Nilai di ASEAN

Meski berlangsung secara daring, suasana kelas tetap dibangun secara hangat dan interaktif. Anak-anak didampingi untuk mengenal coding secara bertahap, mulai dari memahami instruksi sederhana, menyusun logika visual, hingga mencoba membuat karya digital pertama mereka melalui Scratch.

Pendekatan Belajar yang Adaptif dan Interaktif

Bagi PLN Icon Plus, inisiatif ini bukan hanya tentang mengenalkan teknologi, tetapi juga menghadirkan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, belajar, dan percaya diri di tengah perkembangan dunia digital.

Melalui pendekatan belajar yang adaptif dan interaktif, anak-anak diajak memahami logika, kreativitas, serta keberanian mencoba hal baru melalui aktivitas coding yang sederhana dan menyenangkan.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus, Yulia Takuma Dewi, bersama Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur, Margaretha.

Kehadiran program ini menjadi wujud nyata bahwa transformasi digital perlu bergerak lebih inklusif, tidak hanya membangun infrastruktur dan layanan, tetapi juga menyiapkan generasi yang mampu merasakan manfaatnya.

PLN Icon Plus Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026, Tegaskan Inovasi Bisnis yang Tumbuh Bersama Masyarakat

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa literasi digital harus dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

โ€œTransformasi digital tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Melalui program ini, PLN Icon Plus ingin melayani sepenuh hati dengan menyentuh setiap insan disabilitas agar memiliki kesempatan belajar dan berkembang yang setara di era digital,โ€ jelas Chipta dalam keterangannya, Jumat (22/05/2026).

Ia menambahkan, komitmen PLN Icon Plus dalam membangun konektivitas digital juga perlu diiringi dengan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak.

Pengalaman Belajar

Karena itu, kegiatan seperti Bangkit dari Kode menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan nilai sosial yang berkelanjutan melalui pendidikan, literasi digital, dan inklusi.

Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus, Yulia Takuma Dewi, mengatakan bahwa pengalaman belajar yang nyaman menjadi kunci penting agar anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih percaya diri.

PLN Icon Plus Perkuat Budaya Melayani Sepenuh Hati demi Kepuasan Pelanggan

โ€œKami berharap anak-anak dapat menikmatiproses belajar dengan nyaman dan berani mencoba hal-hal baru melalui suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Setiap anak memiliki potensi, dan tugas kita bersama adalah menghadirkan ruang yang membuat mereka merasa aman, diterima, dan didukung untuk berkembang,โ€ ujar Yulia.

Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur, Margaretha, turut mengapresiasi hadirnya kelas coding inklusif ini.

Menurutnya, program tersebut memberikan ruang belajar baru bagi anak-anak dengan spektrum autisme untuk mengenal teknologi melalui cara yang lebih ramah dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

โ€œKami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak dapat belajar dan mengembangkan potensinya dengan cara yang menyenangkan,โ€ ujar Margaretha.

Melalui program Bangkit dari Kode, PLN Icon Plus ingin menegaskan bahwa kebangkitan generasi tidak hanya dibangun melalui akses digital, tetapi juga melalui keberanian menghadirkan ruang belajar yang lebih inklusif.

Dengan semangat melayani sepenuh hati, PLN Icon Plus terus berkomitmen menghadirkan solusi konektivitas, digital, dan green energy integration yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung masa depan Indonesia yang lebih setara, cerdas, dan berkelanjutan. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Ekonomi Jakarta Moncer, Disokong Stabilnya Inflasi dan Terjaganya Aktivitas Perdagangan

07

Sekolah dan Upaya Membumikan Gapura Pancawaluya di SMAN 1 Cikijing

Sorotan






Kolom