RUZKA INDONESIA — Urban Spiritual Indonesia dan Komoenitas Makara sukses menggelar kegiatan meditasi bulan purnama bersama. Acara ini berlangsung khidmat di halaman kantor Direktorat Kebudayaan UI, Makara Art Center UI Depok, pada Jumat malam, 1 Mei 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan khusus untuk menyambut fenomena Flower Moon atau Purnama Bunga yang menyinari langit Mei.
Sesi meditasi dipandu langsung oleh Pakar Budaya Jawa sekaligus akademisi Universitas Indonesia, Dr. Turita Indah Setyani, yang mengajak peserta menyelami ketenangan di tengah hiruk-pikuk perkotaan.
Sejarah dan Makna Flower Moon
Istilah Flower Moon memiliki akar sejarah dari tradisi penduduk asli Amerika (Native American), seperti suku Algonquin.
Dinamakan demikian karena bulan purnama di bulan Mei bertepatan dengan musim semi di belahan bumi utara, di mana bunga-bunga mulai bermekaran dengan indahnya.
Fenomena ini melambangkan kesuburan, pembaruan, dan kebangkitan alam setelah masa musim dingin yang panjang.
Dalam perspektif budaya dan spiritualitas urban, meditasi saat Flower Moon dipercaya memiliki energi yang kuat untuk: Pembersihan Diri: Melepaskan energi negatif dan ketegangan emosional; Manifestasi: Waktu yang tepat untuk menanam “benih” niat baru dalam hidup, selaras dengan simbolisme bunga yang mekar; Keseimbangan Emosi: Membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran diri (mindfulness).
“Melalui meditasi ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya warga UI, untuk kembali terhubung dengan ritme alam. Flower Moon adalah momentum untuk memekarkan kembali semangat dan harapan dalam diri kita,” ujar Dr. Turita Indah Setyani di sela-sela acara.
Acara yang terbuka untuk umum ini dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, hingga praktisi spiritual dari berbagai wilayah di Jakarta dan Depok, sehingga menciptakan harmoni budaya dan spiritualitas di lingkungan kampus. (***)
Sumber: Humas Komoenitas Makara
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com




















Komentar