Sekolah
Beranda ยป Berita ยป Banjir Surut, Buku Datang: Kemendikdasmen Kirim 1.476 Bacaan untuk Sekolah Terdampak di Solok

Banjir Surut, Buku Datang: Kemendikdasmen Kirim 1.476 Bacaan untuk Sekolah Terdampak di Solok

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bersama Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat menyalurkan 1.476 buku bacaan untuk tiga sekolah terdampak di Kabupaten Solok, Rabu (4/2/2026).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bersama Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat menyalurkan 1.476 buku bacaan untuk tiga sekolah terdampak di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Rabu (4/2/2026). (Foto: BKHM Setjen Kemendikdasmen)

RUZKA INDONESIA; KABUPATEN SOLOK โ€” Upaya pemulihan pendidikan pascabanjir di Sumatra Barat terus berjalan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bersama Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat menyalurkan 1.476 buku bacaan untuk tiga sekolah terdampak di Kabupaten Solok, Rabu (4/2/2026).

Bantuan ini menyasar SDN 09 Selayo, SDN 05 Selayo, dan SMPN 1 Kubung. Selain buku, sekolah juga menerima bantuan dana pendidikan untuk mendukung pemulihan sarana belajar yang rusak akibat banjir.

Kepala SDN 05 Selayo, Erlinawati, mengaku kehadiran buku menjadi kebutuhan mendesak setelah banyak koleksi sekolah hanyut. โ€œBuku-buku anak kami rusak dan terbawa banjir. Bantuan ini sangat kami butuhkan agar kegiatan belajar bisa kembali berjalan,โ€ ujarnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Solok, Nila Kesumawati, menegaskan peran vital buku dalam proses belajar. โ€œMeja kursi bisa menyusul, anak-anak masih bisa belajar sederhana. Tapi tanpa buku, pembelajaran tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya,โ€ katanya.

Pandangan ini sejalan dengan pendekatan yang diambil Kemendikdasmen: literasi sebagai pintu pemulihan.

Ini Jadwal Pembelajaran Selama Ramadhan 2026: Sekolah Diminta Seimbangkan Akademik dan Pembentukan Karakter Siswa

Literasi untuk Pulihkan Psikologis Anak

Kepala Balai Bahasa Sumatra Barat, Rahmat, menyebut bantuan buku bukan hanya untuk kebutuhan akademik, tetapi juga pemulihan psikososial siswa.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia, berharap buku-buku tersebut mampu menyalakan kembali semangat belajar anak.

โ€œKami ingin anak-anak merasakan bahwa negara hadir mendampingi mereka di masa sulit,โ€ ucap Dora saat penyerahan bantuan.

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan alasan pendekatan literasi dipilih dalam fase pemulihan pascabencana. โ€œMembaca dan mendengarkan cerita membantu anak menenangkan emosi, mengalihkan ingatan dari pengalaman traumatis, dan kembali ke rutinitas belajar yang memberi rasa stabil.โ€

Kemendikdasmen Datangi Rumah Duka Murid SD di Ngada NTT, Salurkan Santunan untuk Keluarga

Menurut Hafidz, buku dalam situasi ini bukan sekadar bahan bacaan, melainkan media pendampingan yang menumbuhkan harapan dan imajinasi positif.

Bagian dari Pemulihan 242 Sekolah

Penyaluran di Solok merupakan bagian dari program pemulihan pendidikan yang menjangkau 242 sekolah terdampak di Sumatra Barat. Hingga awal Februari, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 3.756 eksemplar buku serta voucer pendidikan senilai Rp340 juta.

Setiap sekolah menerima bantuan antara Rp5 juta hingga Rp25 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami. Distribusi dilakukan bertahap pada 29โ€“31 Januari dan 4 Februari 2026.

Melalui langkah ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menjaga hak belajar anak tetap terpenuhi, bahkan di tengah situasi bencana. Di Solok, ketika air telah surut, buku-buku datang membawa harapan baru bagi ruang-ruang kelas yang sempat terhenti.

Mendikdasmen Abdul Muโ€™ti: AI Boleh Canggih, tapi Guru Tetap Pusat Pembelajaran

(BKHM Setjen Kemendikdasmen)
Editor: Endro Yuwanto

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom