Nasional
Beranda ยป Berita ยป Ratusan Buruh Geruduk Pemkab Majalengka, Desak UMK 2026 Naik Jadi Rp 3,4 Juta

Ratusan Buruh Geruduk Pemkab Majalengka, Desak UMK 2026 Naik Jadi Rp 3,4 Juta

Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan temui buruh diatas mobil komando. (Foto: Dok Eko Widiantoro)
Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan temui buruh diatas mobil komando. (Foto: Dok Eko Widiantoro)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Ratusan buruh di Kabupaten Majalengka kembali menggelar aksi unjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026.

Mereka memadati area depan Kantor Bupati Majalengka, Kamis (13/11/2025).

Mereka membawa poster, spanduk seruan perjuangan, hingga bendera berbagai serikat buruh.

Aksi berlangsung sejak pagi. Para buruh menilai pemerintah daerah terlalu pasif dalam merespons kebutuhan pekerja, terutama terkait pembahasan UMK yang hingga pertengahan November belum juga dilakukan.

Baca juga: BPS: Harga Emas Berkilau, Oktober 2025, Inflasi Depok Sentuh 0,47 Persen

Satuan Samapta Polres Garut Tingkatkan Patroli di Pusat Perbelanjaan

Tuntut UMK Majalengka Jadi Rp 3,4 Juta

Koordinator aksi, Sugih Harto, menyebut tuntutan buruh didasarkan pada survei kebutuhan hidup layak (KHL) terbaru di Majalengka. Dari hasil kajian serikat pekerja, UMK 2026 diminta naik menjadi Rp 3,4 juta.

โ€œAngka ini bukan mengada-ada. Biaya hidup terus naik, sementara Majalengka masih tertinggal dibanding daerah industri lain di Jawa Barat. Kami menuntut kenaikan yang realistis,โ€ ujar Sugih dalam orasinya.

Ia menegaskan, Dewan Pengupahan seharusnya sudah mulai bekerja karena batas waktu penetapan upah di tingkat provinsi ditetapkan paling lambat 20 November. Namun hingga kini belum ada satupun agenda pembahasan berlangsung.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Resmi Menutup MTQH ke-XXIV, Dorong Semangat Menumbuhkan Generasi Quran, Ini Juaranya!

Depok Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Ini Cara Daftarnya

Ancam Gelar Aksi Lebih Besar

Dalam pernyataannya, Sugih menilai sikap Pemkab Majalengka terlalu bergantung pada arahan pemerintah pusat. โ€œKalau satu minggu ke depan tidak ada kepastian pembahasan UMK, kami akan turun lagi dengan jumlah massa lebih besar,โ€ tegasnya di tengah kerumunan buruh.

Seruan tersebut disambut riuh dukungan peserta aksi yang menuntut pemerintah daerah bergerak cepat.

Pemkab Majalengka Beri Respons

Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, akhirnya turun tangan memberikan penjelasan. Ia memastikan tuntutan buruh akan segera dibahas bersama Dewan Pengupahan.

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan Perayaan Imlek dan Malam Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Dharma Loka

โ€œPekan depan kami jadwalkan pembahasan UMK. Pemerintah daerah tidak ingin gegabah mengambil keputusan tanpa dasar hukum yang jelas,โ€ kata Dena.

Ia menegaskan Pemkab Majalengka tetap mempertimbangkan aspirasi buruh sembari menunggu kepastian regulasi dari pemerintah pusat. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom