Sekolah
Beranda » Berita » Wali Kota Depok Buka Dialog Interaktif dan Pelatihan Pengelolaan BOP PAUD

Wali Kota Depok Buka Dialog Interaktif dan Pelatihan Pengelolaan BOP PAUD

Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri sekaligus membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan BOP PAUD. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok) 
Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri sekaligus membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan BOP PAUD. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Wali Kota Depok Supian Suri menghadiri sekaligus membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Depok di Aula Lantai 10, Balai Kota Depok, Kamis (05/06/2025).

Tidak sedikit peserta yang akhirnya mengeluarkan keluh kesahnya. Bukan hanya sekadar permasalahan Pengelolaan BOP.

Tetapi juga terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), kebijakan jam masuk sekolah dan lain sebagainya.

Baca juga: Disnaker Depok Gelar Pelatihan Bahasa Jepang, Diikuti 42 Peserta

"Kami membuka dialog interaktif untuk mendengarkan saran, masukan para peserta berkaitan dengan urusan PAUD. Kami ingin hadir lebih dekat dan menampung apa saja yang menjadi kebutuhan mereka," ujar Wali Kota Depok Supian Suri.

Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru Non-ASN pada 2026, Anggaran Rp 14 Triliun Disiapkan

Terkait SPMB, ia memohon maaf tidak bisa memenuhi keinginan seluruh masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, mengingat jumlahnya terbatas. Supian juga memastikan proses SPMB berjalan sesuai aturan.

"Tidak ada titip menitip, tidak ada intervensi dari Wali Kota Depok. Kami ingin aturan yang dibuat sesuai ketentuan, dipahami. Aturan tidak semua murni dibuat oleh kita Pemkot.Depok, tetapi kita juga mengacu dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen)," jelasnya.

Baca juga: Dinas PUPR Depok Kinerjanya Sangat Baik, Indeks Kepuasan Masyarakat Capai 89,75 Persen

Supian berpesan kepada seluruh peserta yang merupakan operator sekolah untuk menggunakan dana BOP sebagaimana mestinya. Karena laporan ini akan dipertanggungjawabkan dan diperiksa unit terkait.

"Anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan yang diinput, pemanfaatan juga diperhatikan. Kami berpesan agar lembaga PAUD fokus mencerdaskan anak-anak bangsa dengan BOP yang nantinya disalurkan," terang Supian. (***)

Tito Pastikan Sekolah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Aktif 100 Persen Pascabencana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

03

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

04

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

05

Depok Bebas Kabel Udara, Kali Ini Jalan Serua Diterbitkan

06

Awak Media Apresiasi Dedikasi Kepolisian Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Garut

07

Indosat Konektivitaskan ‘Lidah Menari-nari’ Dapoerinduu, Sajikan Brownies Sehat Bercitarasa Cokelat Keju

Sorotan






Kolom