
RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dalam upaya memperbaiki kualitas data ekonomi daerah.
Untuk mendapat dukungan publik, sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 digelar melalui ajang lari bersama, SE Run 2025 di halaman Setda Pati, Jawa Tengah, Ahad (09/11/2025).
Menurut Bupati Pati, Sudewo, pentingnya kejujuran dan objektivitas masyarakat dalam memberikan informasi sensus. Data yang akurat akan menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat dan berkeadilan bagi seluruh warga.
Baca juga: Ketua BK DPRD Depok Qonita Lutfiah: Kasus RK Tunggu Inkrah, TR Diberi Sanksi Sedang
โSaya berharap seluruh elemen masyarakat menyambut baik pelaksanaan sensus ekonomi ini, karena data jujur menjadi dasar kebijakan tepat,โ harapnya.
Ia menambahkan, akurasi data akan membantu pemerintah daerah menekan potensi kesalahan distribusi bantuan sosial di tingkat desa.
Selain itu, juga menyinggung capaian ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif hingga triwulan ketiga tahun 2025.
"Pertumbuhan ekonomi Pati mencapai 6,2 persen, naik dari 5,5 persen tahun sebelumnya, berkat penguatan sektor infrastruktur, pertanian, dan UMKM," ungkap Bupati Sudewo.
Baca juga: ZINC Trail Run 2025 Sukses Besar di Bali, Ribuan Pelari Taklukkan Tantangan Pantai Pandawa
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati, Bob Setiadi, menjelaskan kegiatan SE 2026 telah melalui tahap pemetaan ekonomi sejak 2025. Tahun depan, petugas akan turun ke lapangan untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap pelaku ekonomi.
โKami berharap masyarakat berpartisipasi aktif, karena sumber utama data berasal dari mereka, bukan hanya petugas,โ jelas Bob.
Ia menyebut, pelaksanaan lapangan direncanakan pada Mei 2026 dengan melibatkan lebih dari seribu petugas di seluruh desa.
"Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai sarana pemutakhiran data menuju tata kelola pembangunan yang lebih inklusif. Dengan dukungan masyarakat, hasil sensus diharapkan menjadi pijakan kuat untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Pati," pungkas Bob. (***)

