Nasional
Beranda ยป Berita ยป Ratusan Aparat Gabungan Jaga Kondusivitas Selama Libir Lebaran 2025 di Depok

Ratusan Aparat Gabungan Jaga Kondusivitas Selama Libir Lebaran 2025 di Depok

Aparat gabungan Polri, TNI dan Pemkot Depok gelar apelย Operasi Ketupat Jaya 2025 di Mapolres Metro Depok, Ahad (30/03/2025). (Foto: Dok Rusdy Nurdiansyah/RUZKA INDONESIA)ย 
Aparat gabungan Polri, TNI dan Pemkot Depok gelar apel Operasi Ketupat Jaya 2025 di Mapolres Metro Depok, Ahad (30/03/2025). (Foto: Dok Rusdy Nurdiansyah/RUZKA INDONESIA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Sebayak 637 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok jaga kondusivitas selama libur Lebaran 2025.

Aparat gabungan tersebut menyebar untuk menjaga keamanan di semua titik kerawanan dan keramaian.

"Pengamanan ini tidak boleh dianggap hanya agenda rutin biasa, sehingga underestimate, dalam dinamika perkembangan harus dicermati dan dilakukan antisipasi agar suasana tetap kondusif," ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras saat Apel Operasi Ketupat Jaya 2025 di Mapolres Metro Depok, Ahad (30/03/2025).

Diprediksi, terdapat beberapa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang harus diantisipasi selama periode Lebaran Idul Fitri. Di antaranya, ancaman terorisme, radikalisme, sabotase, penyalahgunaan minuman keras, aksi pengrusakan fasilitas umum, pencurian kendaraan bermotor.

Baca juga: Satpol PP Tangsel Gerebek Rumah Kos yang Dijadikan Tempat Prostitusi

Pagdam Jaya Tutup TNI Manunggal Masuk Desa ke-127 di Depok, Tekankan Kemanunggalan dengan Warga

"Tawuran antar kelompok, balap liar, kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun bencana alam lainnya," ungkap Abdul.

Menurut Abdul, personel gabungan yang terlibat selama pengamanan Idulfitri ini mampu menunjukkan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif. Serta cara penindakan yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi gangguannya yang ada sesuai karakter kerawanan daerah masing-masing.

Polres Metro Depok juga melakukan penebalan keamanan, salah satunya di persimpangan Jalan Raya Margonda menuju Jalan Raya Juanda. Hal itu dilakukan dikarenakan tingkat volume kendaraan yang tinggi.

"Beberapa lokasi yang sesuai dengan hasil pemetaan kita perlu memerlukan penebalan, itu yang kita lakukan," terang Abdul. (***)

Putusan DKPP Jadi Pintu Masuk, GAGAK Seret Skandal Pilkada Kota Bogor ke Kejagung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom