Nasional
Beranda ยป Berita ยป Pemkot Depok Beri Pendampingan Hukum untuk Korban Bullying yang Viral di Medsos

Pemkot Depok Beri Pendampingan Hukum untuk Korban Bullying yang Viral di Medsos

Foto ilustrasi Stop Bullying. (Foto: Dok REPUBLIKA)ย 
Foto ilustrasi Stop Bullying. (Foto: Dok REPUBLIKA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok memberikan pendampingan kepada korban bullying yang terjadi melalui siaran langsung (live streaming) di media sosial (Medsos) dan menjadi viral pada Sabtu (06/07/2025) malam.

Korban merupakan remaja perempuan berusia 15 tahun yang baru menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Wali Kota Depok, Supian Suri langsung memberikan arahan agar segera mengambil langkah pendampingan terhadap korban.

Baca juga: Depok Dorong 63 Koperasi Merah Putih untuk Gerai Layanan

โ€œPak Wali meminta kami untuk mendalami kasus ini dan memberikan pendampingan menyeluruh. Kami langsung menghubungi keluarga korban dan menyampaikan kesiapan mendampingi, baik secara hukum maupun psikologis,โ€ ujar Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari dalam keterangan yang diterima, Selasa (08/07/2025).

Polsek Karangpawitan Polres Garut Atur Lalu Lintas Demi Kenyamanan Warga Saat Ngabuburit

Saat ini, korban tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Depok. DP3AP2KB Kota Depok telah melakukan asesmen dan mulai memberikan pendampingan hukum sejak proses berita acara pemeriksaan berlangsung.

โ€œPendampingan hukum sudah kami lakukan hari ini. Untuk pendampingan psikologis, masih dalam proses penjadwalan, menyesuaikan dengan kesiapan korban dan keluarga, InsyaAllah secepatnya,โ€ jelasnya.

Baca juga: Qonita Lutfiyah Apresiasi Hadirnya Toko Oleh-oleh Khas Depok

Menurut essi, kejadian yang disiarkan secara langsung dan viral di media sosial ini menunjukkan bahwa ruang digital belum sepenuhnya aman bagi anak-anak dan remaja.

โ€œAnak usia ini sedang mencari identitas dan ingin diakui. Tanpa arahan yang tepat, mereka bisa terjebak dalam perilaku negatif atau menjadi korban. Maka penting bagi orang tua, guru, dan lingkungan untuk bersama-sama membangun ketahanan emosi anak,โ€ ungkapnya.

Hadapi Operasi Ladaya 2026, Polres Garut Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor

Dia menambahkan, perundungan yang terjadi di dunia maya memiliki dampak yang tidak kalah berat dibandingkan perundungan secara langsung.

โ€œKita semua memiliki peran untuk menciptakan ruang aman bagi anak, baik di lingkungan nyata maupun digital. DP3AP2KB hadir untuk mendampingi, melindungi, dan menguatkan korban agar dapat pulih dan kembali percaya diri,โ€ pungkas Nessi. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom