RUZKA INDONESIA — Bagi masyarakat asli Cikelet Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) yang bermukim di luar daerah, ketika mudik pasti akan mengunjungi Leuwi Gunung Manglieuk, Sungai Cipasarangan, Desa Cikelet.
Tempat tersebut selain menyimpan beribu kenangan indah masa kecil bagi para pemudik, sekaligus alternatif destinasi wisata gratis yang mudah dijangkau dan aman. Namun tidak kalah meriah dibanding mengunjungi wisata pantai lainnya yang berbayar.
Leuwi dalam bahasa Sunda berarti Lubuk itu, berupa kolam alami merupakan bagian dari sungai Cipasarangan, arusnya tenang dan memiliki kedalaman berbeda itu berada bawah tebing Gunung Manglieuk Desa Cijambe.
Lajimnya Leuwi atau Lubuk di tempat lainnya sering terbentuk di aliran sungai yang dikelilingi tebing bebatuan, menciptakan kolam air jernih yang populer sebagai tempat berenang atau wisata alam lainnya.
Begitu pula halnya dengan Leuwi Gunung Manglieuk, sebuah tempat estetik, menyajikan tekstur alami sungai dan lubuk dengan airnya yang jernih, dinaungi hamparan tebing batu cukup tinggi diselingi tumbuhan rambat yang memikat.
Posisi Leuwi Gunung Manglieuk itu sendiri cukup strategis, tidak jauh dari pemukiman warga, mudah dijangkau dari beberapa kampung, seperti dari Cikelet, Tarikolot dan Cijambe, sehingga setiap hari tempat tersebut selalu ramai, terlebih di hari libur.
Seperti pada libur lebaran 1447 H/2026 lalu, setiap hari kawasan tepatnya berada di sekitar wilayah Blok Eor RT. 01 RW. 01 Desa Cikelet ini tidak pernah sepi dari kunjungan para pendatang dengan beragam aktivitas.
Rata-rata para pengunjung datang berbondong bondong ke Leuwi Gunung Manglieuk untuk menikmati jernihnya air sungai dengan berendam dan berenang sambil bersenda gurau mengenang masa kecil bermain air di tempat itu.
Tidak hanya itu, melengkapi kebahagiaan dari kebanyakan para pengunjung, setelah berendam atau berenang bersama keluarga, biasanya menggelar aktivitas Botram, yakni makan Nasi Liwet dengan sajian tumis ikan kecil bernama Menga.
Bagi Wanda Dania Utami, warga Cikelet yang sudah bekerja di Rangkasbitung, ketika mudik lebaran selain mengunjungi destinasi pantai ternama Garut Selatan, disela aktivitas lainnya bersama keluarga selalu menyempatkan diri berendam atau berenang di tempat itu.
โBagi kami, Leuwi Gunung Manglieuk menyimpan beribu kenangan masa kecil, selain tempat bermain dan berenang yang mengasyikan bersama teman teman, juga dulu kerap menemani ayah menjala ikan,โ kenangnya.
Ditambahkan Wanda yang bekerja sebagai ASN di Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Banten, Leuwi Gunung Manglieuk merupakan asset berharga, bagian dari Sungai Cipasarangan yang mesti dijaga kelestariannya sehingga tetap menjadi favorit. (***)
Jurnalis: Ridwan
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar