Lingkungan
Beranda ยป Berita ยป Konsep Sampah Habis di Sumbernya Diimplementasikan Kelurahan Cilangkap Depok

Konsep Sampah Habis di Sumbernya Diimplementasikan Kelurahan Cilangkap Depok

Pegawai Kelurahan Cilangkap tunjukan pengolahan sampah organik menggunakan metode maggot. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)
Pegawai Kelurahan Cilangkap tunjukan pengolahan sampah organik menggunakan metode maggot. (Foto: Dok Diskominfo Kota Depok)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Pengelolaan sampah organik dengan menerapkan konsep "sampah habis di sumbernya" diimplementasikan Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Kelurahan Cilangkap terus berinovasi dalam pengelolaan sampah organik dengan metode dirancang penyelesaian permalasahan sampah.

Inisiatif ini melibatkan penggunaan maggot (larva Black Soldier Fly/BSF) dan lubang biokomposting untuk mendaur ulang sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari.

Lurah Cilangkap, Teguh Santoso, menjelaskan metode ini dirancang untuk menyelesaikan permasalahan sampah langsung di tempat asalnya. Sampah organik, seperti sisa dapur dan makanan, dimanfaatkan sebagai pakan maggot yang kemudian diolah lebih lanjut.

"Maggot ini dapat berkembang biak dan menjadi sumber protein untuk pakan lele. Lele tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi masyarakat," jelas Teguh dalam keterangan yang diterima, Sabtu (04/01/2024).

Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu Optimalkan Layanan, Olah 80 Meter3 per Hari Limbah Tinja Warga Depok

Menurut Teguh, pihaknya telah melakukan uji coba dengan tiga bok maggot, meskipun baru menggunakan dua bok aktif. Teguh menjelaskan sampah organik yang diberikan kepada maggot terdiri dari dua jenis, yakni sayuran dan sisa daging.

"Maggot lebih lahap memakan sisa daging, tulang ikan, atau bahan sejenis. Namun, kami tetap memanfaatkan sampah sayuran agar semua jenis organik dapat diolah," terangnya.

Saat maggot dewasa menjadi lalat BSF, dilakukan proses penjagaan agar lalat tidak menyebar.

"Kami menggunakan metode jebakan sehingga lalat BSF dapat bertelur kembali ke dalam bok," ungkap Teguh.

Selain maggot, Kelurahan Cilangkap juga menerapkan konsep biokomposting melalui lubang sisa dapur (losida). Sampah dapur organik, seperti sisa sayur, kulit buah, dan pecahan telur, dimasukkan ke lubang khusus.

Nilai Pengelolaan Sampah Sumedang Merah, Aceng Sutisna Dorong Satker Khusus Proyek PSEL

Dalam waktu 30 hingga 40 hari, sampah tersebut akan terurai menjadi pupuk kompos dengan bantuan cairan rendaman gula jawa.

โ€œDengan biokomposting ini, sampah organik tidak perlu lagi dibuang ke TPA. Hal ini tentu mengurangi beban TPA Cipayung sekaligus menghasilkan pupuk berkualitas untuk tanaman warga,โ€ terang Teguh.

Ia juga mendorong warga untuk belajar dan menerapkan konsep serupa di rumah.

"Warga yang ingin belajar pengolahan sampah ini dapat mengunjungi PT Biomag di Kelurahan Jatijajar secara gratis. Bagi yang ingin mandiri, bisa bekerja sama dengan CSR atau membeli peralatan sendiri," katanya.

Lewat langkah ini, Kelurahan Cilangkap berharap konsep pengelolaan sampah berbasis maggot dan biokomposting dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat.

Dinas PUPR Depok Selesaikan Normalisasi Sembilan Titik Kali dan Situ

"Dengan begitu, sampah benar-benar habis di sumbernya dan tidak lagi menjadi masalah lingkungan," pungkas Teguh. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom