RUZKA INDONESIA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan kepada seluruh kepala daerah, gubenur, bupati dan wali kota kota harus mendukung anggaran dan program kegiatan yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Hal tersebut disampaikan Direktur Politik Dalam Negeri Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Drs. Akbar Ali, M.Si di giat Retret Kebangsaan dan Bela Negara yang digelar PWI bersama Kementerian Keamanan (Kemenhan) di Diklat Kemenhan di Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (30/01/2026).
Retret Kebangsaan dan Bela Negara di gelar dalam rangka rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) diikuti 200 wartawan PWI se-Indonesia yang berlangsung selama 4 hari dari Kamis (29/01/2026) hingga Ahad (01/02/2026).
“Apakah ada dukungan dari kepala daerah untuk kegiatan Retret Kebangsaan dan Bela Negara ini untuk wartawan PWI yang ikut?,” tanya Akbar yang tampil sebagai salah satu pembicara ke para para wartawan.
Hampir semua wartawan dari perwakilan PWI di seluruh Indonesia mengiyakan ada dukungan kepala daerahnya masing-masing.
Cuma kelompok wartawan PWI Kota Depok yang diam tak merespon pertanyaan itu, ada dengan tatapan kosong, ada yang menggelengkan kepala sebagai isyarat tidak adanya bantuan sedikit pun dari kepala daerahnya serta ada juga yang tersenyum kecut.
“Senyumin aja,” ucap Supiyadi yang merupakan salah satu wartawan dari 11 wartawan PWI Kota Depok yang mengikuti retret tersebut.
Lanjut Akbar yang memaparkan betapa penting dan perlu kepala daerah untuk membantu segala bentuk program kegiatan PWI
Dengan hubungan yang baik, pemerintah akan dimudahkan untuk menyampaikan informasi, kinerja, progam dan peraturan daerah ke masyarakat.
Pengunaan media pers lebih tepat daripada media sosial (medsos). Untuk itu, pemerintah saerah, jagalah selalu hubungan baik dengan wartawan.
“Para wartawan bisa menulis, bagaimana menulis peraturan daerah yang baik yang bisa dicerna masyarakat. Pemerintah daerah bisa gunakan wartawan,” tuturnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar