RUZKA INDONESIA; KUDUS – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 H di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Jawa Tengah, Jumat (20/3/2026). Ribuan umat Islam memadati aula dan halaman parkir kampus untuk menunaikan ibadah yang dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, sebagai khatib.
Dalam khutbahnya, Mu’ti menyampaikan pesan-pesan mendalam yang menyentuh aspek kehidupan personal hingga kebangsaan. Ia mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga toleransi di tengah keberagaman yang ada.
“Penting saya tekankan dalam kesempatan ini untuk bersama-sama kita menjaga toleransi di tengah keberagaman dan dinamika yang ada. Perkembangan saat ini cukup dinamis, baik yang terjadi di dalam maupun di luar negeri,” ujar Mu’ti di hadapan ribuan jamaah.
🕊️ Harta Haram tak Berkah, Jabatan dari Cara Kotor Sia-sia
Dalam khutbahnya yang menggetarkan, Mu’ti juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, baik jasmani maupun mental. Ia mengingatkan bahwa kekayaan dan jabatan yang diperoleh dengan cara tidak halal hanya akan mendatangkan penyakit, baik fisik maupun mental.
“Tidak ada artinya jika harta yang kita peroleh dengan cara tidak halal. Tidak ada manfaatnya jika jabatan atau posisi yang didapatkan dengan cara-cara haram. Semua itu sia-sia karena tidak membawa berkah dan hanya memunculkan penyakit baik penyakit mental maupun fisik,” tegas Mu’ti.
Mu’ti mengajak jamaah untuk meraih rezeki dengan cara-cara yang halal sebagaimana diajarkan dalam Islam sehingga apa yang diperoleh menjadi berkah dan membawa manfaat bagi kehidupan di dunia dan akhirat.
🤝 Jaga Persatuan, Jangan Terprovokasi
Menteri yang juga akademisi ini juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh hal-hal negatif yang bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemerintah berkomitmen kuat untuk menghadirkan kenyamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mu’ti.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang, stabilitas dan kerukunan adalah fondasi utama untuk mencapai cita-cita bersama.
📸 Suasana Salat Id di UMKU
Pantauan di lokasi, jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah dari awal hingga akhir. Setelah salat, suasana berubah menjadi hangat dengan saling bermaaf-maafan di antara jamaah. UMKU sendiri menjadi pusat kegiatan karena halaman parkir yang luas mampu menampung ribuan jemaah dari Kota Kudus dan sekitarnya.
Dengan khutbah yang penuh makna dan pelaksanaan yang tertib, Salat Idul Fitri 1447 H di Kudus menjadi momen yang tak terlupakan, meninggalkan pesan toleransi, kejujuran, dan persatuan untuk seluruh umat.
(Sumber: Gebrak.id)
Editor: Endro Yuwanto


Komentar