Komunitas
Beranda » Berita » IBI Gunung Putri Bogor Gelar Pertemuan Ilmiah

IBI Gunung Putri Bogor Gelar Pertemuan Ilmiah

IBI Ranting Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jabar sukses menggelar Pertemuan Ilmiah sekaligus ajang silaturahmi. (Foto: Dok Dwi Retno) 
IBI Ranting Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jabar sukses menggelar Pertemuan Ilmiah sekaligus ajang silaturahmi. (Foto: Dok Dwi Retno)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) sukses menggelar Pertemuan Ilmiah sekaligus ajang silaturahmi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para bidan untuk memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Mengusung tema "Melangkah Bersama dalam Pengabdian, Bergerak Untuk Kesehatan Ibu dan Anak," acara ini diselenggarakan dengan meriah di Rumah Sakit Kenari Graha Medika, Cileungsi, dan dihadiri oleh 70 Bidan yang merupakan anggota IBI Ranting Kecamatan Gunung Putri, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: DKPP Cirebon Studi Tiru B2SA ke Desa Gunung Putri Bogor

Ketua IBI Ranting Kecamatan Gunung Putri, Himawati, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pertemuan ilmiah ini adalah sebagai sarana penyegaran ilmu (re-freshment) bagi anggotanya.

Bike to Work Indonesia Dorong Penyediaan Parkir Sepeda Aman di Stasiun Kereta, Ini 9 Bike Shelter Baru di Jabodetabek

"Bidan-Bidan itu kan butuh penyegaran ilmu, jadi kalau memanggil narasumber seperti tadi kan ada ilmu baru, seperti pemeriksaan protein urin yang tadinya menjadi patokan, sekarang kan tidak. Jadi kami ingin update terus ilmu," papar Himawati.

Ia berharap, bekal ilmu terbaru yang didapatkan dapat langsung diaplikasikan di lapangan. Dalam pertemuan ini, Bidan mendapatkan pembinaan berharga dari dua narasumber ahli: dr. Rizki Arya Widi, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan), dr. Zulbakri, Sp.A (Dokter Spesialis Anak).

"Mudah-mudahan sepulang dari sini ada pencerahan, bisa menerapkan juga di tempat praktik masing-masing kalau ada kegawatdaruratan," harapnya.

Baca juga: Operasi SAR Longsor Cibeunying 21 Warga Tertimbun, Polri Kerahkan 155 Personel dan 4 Anjing Pelacak

Kehadiran Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, turut memberikan semangat dan arahan strategis. Ia menyoroti potensi besar tenaga medis di wilayahnya dan tantangan yang harus dihadapi.

Haol Masyayikh Sunanulhuda, Merawat Tradisi dan Meneguhkan Adab Pesantren

"Di Kecamatan Gunung Putri ini punya tenaga medis yang banyak, terlatih, profesional. Makanya ini adalah challenge buat kita untuk bisa menangani masalah-masalah di bidang kesehatan," ujar Kurnia Indra.

Camat, secara khusus menyoroti dua Pekerjaan Rumah (PR) besar di Kecamatan Gunung Putri, yaitu masalah Stunting dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Ia berharap IBI dapat menjadi mitra utama pemerintah kecamatan.

"Saya berharap ke depan kita dengan IBI khususnya ranting Gunung Putri ada kerjasama dan kita bisa mapping betul, supaya optimal penyebaran Bidan yang ada di Kecamatan Gunung Putri. Jadi bisa optimal dalam menangani masalah ibu dan anak itu yang utama," pungkasnya. (***)

Jurnalis: Dwi Retno

Membangun Pertanian Terintegrasi di Pesantren, Salah Satu Inovasi Kompetisi PFsains

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

03

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

04

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

05

Depok Bebas Kabel Udara, Kali Ini Jalan Serua Diterbitkan

06

Awak Media Apresiasi Dedikasi Kepolisian Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Garut

07

Indosat Konektivitaskan ‘Lidah Menari-nari’ Dapoerinduu, Sajikan Brownies Sehat Bercitarasa Cokelat Keju

Sorotan






Kolom