RUZKA INDONESIA — Universitas Indonesia (UI) mengukuhkan Prof. Zaafri Ananto Husodo, M.M., Ph.D., sebagai guru besar dalam bidang Manajemen Keuangan dan Risiko Pasar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Balai Sidang, Kampus UI Depok, pada Sabtu (04/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul โMengukur Yang Tak Pasti, Mengelola Yang Berisiko: Rerangka Ilmiah Manajemen Keuangan dan Risiko Pasar untuk Indonesiaโ.
Dalam pidatonya, Prof. Zaafri menekankan bahwa tantangan utama dunia keuangan saat ini tidak hanya terletak pada tingginya volatilitas, tetapi juga pada semakin eratnya keterhubungan antarpasar, tekanan likuiditas, perubahan perilaku investor, serta percepatan inovasi digital.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa risiko pasar tidak lagi dapat dipahami hanya dari satu indikator atau satu kelas aset. Pasar saham, obligasi, valuta, dan komoditas kini semakin terhubung dengan ekosistem aset digital yang bergerak hampir tanpa jeda.
Dalam situasi tersebut, guncangan kecil dapat berhenti sebagai riak, namun juga berpotensi berkembang menjadi gejolak sistemik apabila saluran transmisinya tidak dikenali dengan baik.
โMengukur yang tak pasti adalah fondasi kerja ilmiah; mengelola yang berisiko adalah amanah profesi dan amanah sosial,โ ujar Prof. Zaafri dalam keterangan yang diterima, Senin (06/04/2026).
Ia juga menguraikan bahwa volatilitas bukan sekadar angka statistik, melainkan gejala dari interaksi yang lebih dalam antara likuiditas, perilaku pelaku pasar, arus informasi, ketidakpastian, dan teknologi transaksi.
Oleh karena itu, manajemen risiko pasar perlu dibangun di atas pemahaman yang utuh mengenai arsitektur risiko pasarโyakni struktur yang menentukan bagaimana guncangan terbentuk, bergerak, dan memengaruhi stabilitas sistem keuangan.
Melalui buku orasi dan rangkaian risetnya, Prof. Zaafri turut mendorong pengembangan ilmu manajemen keuangan dan risiko pasar yang tidak berhenti pada aspek pengukuran semata.
Ia menekankan pentingnya membangun metodologi yang relevan bagi Indonesia, memperkuat kolaborasi antara akademisi, regulator, dan industri, serta menyiapkan talenta yang memiliki literasi data, literasi risiko, dan etika model.
Sampai dengan saat ini, Prof. Zaafri aktif menghasilkan karya ilmiahnya yang dimuat dalam jurnal internasional bereputasi, dengan cakupan pembahasan mengkaji manajemen keuangan, risiko pasar, pasar modal, volatilitas, hingga investasi.
Sementara itu, di luar lingkungan akademik, kontribusinya terlihat melalui keterlibatan sebagai Peneliti Senior di BP Tapera, Ketua Peneliti di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Ketua Tim Peneliti di Bank Indonesia.
Prof. Zaafri menamatkan pendidikan sarjana Ekonomi di Universitas Sebelas Maret pada 1997. Selanjutnya, ia melanjutkan studi Magister Manajemen (Keuangan & Perbankan) di UI dan lulus pada tahun 2000.
Pendidikan akademiknya kemudian dituntaskan pada jenjang doktoral dengan meraih gelar Ph.D. di bidang Finance & Banking dari Australian School of Business, The University of New South Wales, Australia, pada tahun 2008. (***)
Jurnalis: Ruzka Azra Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar