RUZKA INDONESIA — Banjir Sumatra-Aceh telah membawa dampak yang cukup vital, salah satunya sarana dan prasarana rumah ibadah yang mengalami rusak.
Menurut data BNPB per 24 Februari 2026 terdapat 301.012 rumah rusak, 215 fasilitas kesehatan rusak, 4, 852 fasilitas pendidikan rusak dan 813 rumah ibadah rusak.
Banyaknya rumah ibadah rusak khususnya masjid maupun musala mengakibatkan sarana maupun fasilitas juga terdampak begitupun dengan Al Quran.
Hal ini menimbulkan keprihatinan kita semua, terutama di tengah ramadhan tahun ini, Al Quran menjadi hal penting dalam ibadah umat muslim.
“Terima kasih banyak atas kolaborasi bersama Gramedia, ini menjadi langkah awal untuk menyebarkan kebaikan ke seluruh Indonesia khususnya wilayah bencana seperti Sumatra dan Aceh. Kebutuhan Quran di Indonesia khususnya wilayah-wilayah pedalaman, terpencil serta pemulihan bencana sangatlah mempunyai arti dan penting dalam meningkatkan ibadah umat islam di wilayah tersebut,” jelas Direktur Mobilisasi Sumber Daya Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/02/2026).
Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen Gramedia dalam menghadirkan dampak sosial melalui literasi dan nilai spiritual masyarakat.
“Melalui program Sedekah Al-Qur’an ini, kami ingin turut mendukung pemulihan sarana ibadah masyarakat terdampak bencana sekaligus memperluas akses Al-Qur’an di wilayah yang membutuhkan. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelanggan dan masyarakat yang telah menyumbangkan serta mempercayakan wakaf Al-Qur’annya melalui Gramedia. Kepercayaan ini menjadi energi kebaikan yang menjangkau lebih luas ke seluruh Nusantara,” ungkap Public Relations Manager Gramedia, Rezza Patria Wibowo.
Penyebaran Quran untuk 30.000 penerima manfaat diharapkan dapat menumbuhkan semangat terutama para anak-anak muda agar semakin banyak tahfiz di Indonesia.
Dan, Ramadhan tahun ini menjadi pelecut semangat untuk meningkatkan ibadah termasuk membaca quran. “Semangat ini harus segera dibangkitkan terutama para penyintas yang tertimpa bencana. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@@gmail.com


Komentar