Nasional
Beranda ยป Berita ยป Diduga Keracunan MBG di Kota Bogor Melonjak, 210 Siswa Jadi Korban

Diduga Keracunan MBG di Kota Bogor Melonjak, 210 Siswa Jadi Korban

Siswa SD sedang menikmati makan dari program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: Dok REPUBLIKA)ย 
Siswa SD sedang menikmati makan dari program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: Dok REPUBLIKA)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Diduga Keracunan makan bergizi gratis (MBG), sebanyak 210 siswa jadi korban.

"Total perkembangan kasus dugaan keracunan makanan dari 7-9 Mei 2025, secara kumulatif total korban yang tercatat sebanyak 210 orang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan yang diterima, Senin (12/5/2025).

Sebanyak 210 orang yang diduga keracunan berasal dari 8 sekolah. Mereka mendapat MBG dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)yang sama. Dari jumlah tersebut ada 34 orang yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Soal Tawuran, Anggota DPD RI Fahira Idris Tawarkan 7 Langkah Konkret

"Sebaran kasus berdasarkan sekolah, berasal dari 8 sekolah yang telah melaporkan kejadian. Kemudian dari 210 orang itu rinciannya 34 orang menjalani rawat inap, 47 orang menjalani rawat jalan, dan 129 orang mengalami keluhan ringan," jelasnya.

Hasil Sidang Isbat: Awal Ramadhan Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Dinkes Kota Bogor masih melakukan investigasi epidemiologis untuk mencari sumber keracunan, serta berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait dalam upaya penanganan, pengambilan sampel. Hingga saat ini, hasil uji laboratorium sampel makanan belum diumumkan.

"Pengujian berbagai sampel yang telah didapatkan dilakukan secara mikrobiologi dilakukan di labkesda Kota Bogor. Meliputi empat tahap pengujian yakni, Pra pengayaan, Pengayaan Selektif, Plating Out dan Konfirmasi. Kalau sudah ada hasilnya nanti diinfokan selanjutnya," terangnya.

Baca juga: Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 13 Orang Tewas, Salah Satunya Kolonel

Kasus keracunan ini sedang diselidiki oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan sedang menunggu hasil uji sampel.

"Sumber masalah dalam pendalaman," tegas Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (***)

Anggota DPRD Depok Qonita Lutfiyah: Ramadhan Momentum Bersihkan Hati dan Bersyukur

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom