
RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok secara resmi membuka Program Subsidi Bunga Pinjaman Kredit Usaha Aman dan Terjangkau (KUAT) di Balai Kota Depok, Selasa (19/11/2025).
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, Agung Sugiharti, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap DKUM Kota Depok.
โKami atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sangat mendukung dan berterima kasih atas terselenggaranya program subsidi bunga pinjaman KUAT, Kredit Usaha Aman dan Terjangkau,โ ujar Agung.
Dia menilai KUAT sebagai terobosan yang maju dan belum banyak dilakukan oleh daerah lain.
โProgram ini salah satu langkah paling progresif. Tidak hanya di Jawa Barat, bahkan mungkin di Indonesia juga belum ada. Ini buah pikir yang tidak sederhana,โ ungkap Agung.
Pogram KUAT lahir dari beragam potensi sekaligus risiko yang harus disiapkan dengan matang. Meski bunga pinjaman terjangkau, ia menekankan pentingnya tanggung jawab pengembalian dari para penerima manfaat.
Baca juga: Bike To Work Minta Penambahan Lajur dan Fasilitas Parkir Sepeda di Depok
โBunga pinjaman mungkin oke, tetapi tanggung jawab pengembalian harus benar-benar dikuatkan. Karena tidak ada jaminan, maka integritas teman-teman UMKM menjadi sangat penting,โ jelas Agung.
Dia berharap pelaksanaan program tidak mengalami hambatan akibat ketidakdisiplinan peserta awal. Menurutnya, catatan yang buruk akan berdampak pada peserta berikutnya.
โKami berharap program ini jangan gagal gara-gara pendahulu yang tidak baik. Saat ini beberapa sudah simbolis melakukan akad kredit, dan itu harus betul-betul on the track. Kalau rapornya buruk, kasihan yang berikut-berikutnya,โ harap Agung.
Lanjut Agung, pihaknya jjuga mengapresiasi upaya DKUM Kota Depok yang telah merancang skema program secara terintegrasi melalui proses yang panjang.
โPihak DKUM juga bukan tanpa risiko. Sudah lama berdiskusi dan menyiapkan skemanya dengan baik. Harapannya nanti program ini terhubung dengan sektor lain, seperti ketenagakerjaan, pelatihan, dan dukungan permodalan lanjutan,โ jelasnya.
Agung optimistis jumlah peserta program akan bertambah signifikan di masa mendatang.
"Bukan hanya 10 orang, mungkin nanti bisa menjadi 100 orang bahkan ribuan. Asalkan peserta awal ini bisa menjaga amanah dan menunjukkan keberhasilan,โ terangnya.
"Saya tegaskan pentingnya komitmen seluruh pihak agar program KUAT dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Harapannya pendahulu ini tidak membuat program menjadi rusak, sehingga kita bisa menindaklanjuti tahap berikutnya dengan baik,โ tegas Agung. (***)

