RUZKA INDONESIA — Setalah adanya gangguan teknis pada IPA Citayam karena kabel power terbakar pada 1-2 September 2026 lalu, kini setelah diperbaki kembali berfungsi, Sabtu (05/09/2026).
Akhirnya, sekitar 50 ribu pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok, kembali normal mendapat pasokan air bersih.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M Olik Abdul Holik memastikan perbaikan gangguan teknis pada IPA Citayam telah rampung. Kabel power yang sebelumnya terbakar telah diganti sehingga sistem pengolahan dan distribusi air kembali berfungsi.
“Sistem sudah berfungsi kembali dengan baik, suplai air pun juga sudah kembali normal,” ujar Olik dalam keterangan yang diterima, Ahad (06/09/2026).
Menurut Olik, tim teknis mengganti kabel lama yang terbakar dengan kabel baru. Penggantian tersebut dilakukan sebagai langkah permanen untuk menjaga keamanan operasional sekaligus mengantisipasi terulangnya gangguan akibat korsleting listrik.
Berdasarkan hasil evaluasi teknis, terdapat tiga kabel power utama yang terpusat di satu titik di Citayam.
Dalam insiden yang terjadi pada 1 September 2026, hanya satu kabel yang mengalami kerusakan.
Secara Bertahap Kembali Stabil
Kerusakan pada kabel tersebut berdampak terhadap distribusi air bagi pelanggan di tujuh kecamatan.
Namun, setelah proses perbaikan selesai, aliran air ke wilayah terdampak secara bertahap kembali stabil.
“Kabel tersebut mungkin tertekuk, digigit tikus, atau ada cacat produksi di titik tertentu, sehingga isolasinya bocor lebih dulu dibandingkan dua kabel lainnya,” jelas Olik.
Meski sistem utama telah kembali beroperasi, PT Tirta Asasta Depok masih menyiagakan tim teknis di lapangan. Petugas melakukan pengecekan serta pengontrolan jalur pipa untuk memastikan tekanan air yang diterima pelanggan tetap stabil.
Terbakarnya kabel power di IPA Citayam menjadi gangguan pertama sejak instalasi tersebut mulai beroperasi pada 2012.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi air yang sempat menghambat aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Kami memahami bahwa gangguan ini telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan sehari-hari pelanggan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” pungkas Olik (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar