RUZKA INDONESIA — Wajah Pendopo Kabupaten Majalengka sebentar lagi bakal tampil beda, nih. Sejumlah pekerja sudah mulai sibuk memasang pagar pembatas untuk memulai proyek pemeliharaan di area pusat kegiatan Pemkab Majalengka tersebut.
Pemasangan pagar sengaja dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan, baik buat para pegawai maupun warga yang lagi beraktivitas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Majalengka.
Berikut 5 fakta menarik seputar renovasi halaman Pendopo Majalengka yang perlu kamu tahu!
Solusi cegah genangan air hujan
Bukan sekadar makeover biar kelihatan estetik, renovasi ini dilakukan karena kondisi permukaan halaman yang sudah banyak tidak rata. Dampaknya, genangan air sering kali muncul saat hujan turun.
Kabag Umum Setda Majalengka, Rafi Kusman, membeberkan bahwa usia lantai halaman tersebut memang sudah lumayan tua, yaitu sekitar 10 tahun.
Diganti dari andesit ke paving block tebal
Lantai halaman yang tadinya menggunakan material batu andesit bakal diganti total dengan paving block. Nggak main-main, paving block yang dipilih punya ketebalan sampai 8 cm dengan kualitas jempolan.
Rafi memastikan kalau material baru ini sudah lolos berbagai pengujian laboratorium, jadi dijamin makin kokoh!
Pusat kegiatan warga dan kendaraan berat
Halaman Pendopo bukan sekadar area perkantoran biasa. Tempat ini sering dipakai buat acara besar Pemkab yang melibatkan masyarakat banyak.
Salah satunya adalah pelepasan jemaah haji, di mana kendaraan besar seperti bus-bus antar-kota biasa parkir di area ini.
Menelan anggaran nyaris Rp1 miliar
Proyek pemeliharaan bangunan gedung dan taman ini menelan anggaran sebesar Rp931.426.867. Berdasarkan papan informasi di lokasi, dananya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026.
Harapan warga dan transparansi publik
Mengingat anggarannya yang terbilang besar, proyek ini otomatis menyedot perhatian warga. Masyarakat berharap pelaksanaannya bisa sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku.
Selain bikin tampilan Pendopo makin rapi, proyek ini diharapkan benar-benar menuntaskan masalah genangan air yang selama ini mengganggu saat musim hujan. (***)
Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com












