RUZKA INDONESIA – Fore Coffee resmi mengumumkan empat Brand Ambassador baru lewat kampanye “Setiap Fore Punya Cerita”. Empat sosok yang dipilih adalah Sheila Dara, Afgan, Baskara Mahendra, dan Syifa Hadju. Bukan seleb endorse biasa, keempatnya adalah pelanggan setia Fore Coffee sejak lama.
Dengan lebih dari 300 gerai di seluruh Indonesia, Fore Coffee menjadikan langkah ini sebagai bentuk apresiasi pada cerita pelanggan yang tumbuh bareng brand.
Pemilihan Sheila Dara, Afgan, Baskara Mahendra, dan Syifa Hadju disebut bukan keputusan strategis semata. Ini langkah organik yang lahir dari kedekatan mereka dengan Fore Coffee.
Sheila Dara dikenal sebagai aktris. Afgan adalah penyanyi dan penulis lagu. Baskara Mahendra aktor yang kerap wara-wiri di layar lebar. Syifa Hadju juga aktris muda yang punya basis fans kuat. Kecintaan autentik mereka pada produk Fore Coffee jadi alasan utama penunjukan ini.
Kampanye “Setiap Fore Punya Cerita” dirancang untuk merayakan keberagaman momen yang tercipta di setiap tegukan kopi khas Fore Coffee.
Fore Coffee kini sudah ekspansi dari kota besar hingga kota tier 2 dan 3. Brand ini dikenal lewat menu ikonik seperti Butterscotch Sea Salt Latte, Kopi Dari Tani, hingga Berry Manuka Americano. Menu-menu itu sukses memikat Gen-Z dan Milenial di seluruh Indonesia.
Chief Marketing Officer Fore Coffee, Matthew Ardian, menyebut pertumbuhan brand juga terlihat dari naiknya brand awareness tiap tahun dan word-of-mouth organik yang kuat.
“Kesuksesan ini terukur dari pertumbuhan Brand Awareness yang naik setiap tahun, diikuti WOM organik sebagai aset nyata perusahaan. Inisiatif penunjukan Brand Ambassador ini adalah strategi yang tumbuh secara alami dari brand, karena mereka merupakan bagian dari jutaan pelanggan setia Fore Coffee,” ungkap Matthew.
Cerita Personal di Balik Secangkir Fore
Perjalanan kopi Sheila Dara berawal dari Berry Manuka Americano. Karena sensitif terhadap susu, Fore Coffee jadi cara nyaman buat dia mulai menikmati kopi.
“Fore menjadi gateway aku untuk mulai menikmati kopi. Berawal dari rasa penasaran, lalu berkembang menjadi pengalaman yang terasa hangat dan akrab, seperti pulang ke rumah,” kata Sheila.
Bagi Afgan, Fore Coffee sudah jadi bagian rutinitas. Bahkan ikut hadir saat persiapan bareng tim sebelum tampil.
“Fore Coffee berperan sebagai moodbooster aku dan tim jadi lebih semangat buat manggung,” ujar Afgan.
Sementara Baskara, dalam kesehariannya yang dinamis, selalu cari Fore Coffee. “Ke mana pun aku pergi, Fore Coffee selalu ada. Kalau aku travelling, di bandara, yang aku cari langsung Fore Coffee. Sampai kota tujuan, Fore lagi. Karena Fore Coffee ada di mana-mana, ke mana pun rasanya selalu konsisten,” kata Baskara.
Syifa Hadju lain lagi. Syifa menyebut Fore Coffee hadir di hari bahagianya bareng keluarga. “Fore Coffee jadi teman perjalanan di hari bahagiaku bersama keluarga terdekat yang menjadikan semua terasa hangat dan bermakna,” tambah Syifa.
Matthew menegaskan keempat Brand Ambassador ini dipilih untuk merefleksikan beragam cerita di balik setiap cangkir kopi. Fore Coffee juga bukti nyata mendengar suara pelanggan.
Salah satu contohnya adalah Starrycano, menu Americano dengan sentuhan belimbing yang sempat jadi favorit. Setelah dapat banyak masukan, termasuk dari Baskara Mahendra, Fore Coffee memutuskan menghadirkannya kembali.
“Hari ini, Starrycano resmi kembali tersedia di seluruh outlet Fore Coffee sebagai bentuk apresiasi terhadap cerita dan suara pelanggan kami,” ujar Matthew.
Dengan hadirnya Sheila Dara, Afgan, Baskara Mahendra, dan Syifa Hadju, Fore Coffee ingin mempererat hubungan dengan komunitas pelanggan di seluruh Indonesia. Keempatnya bukan sekadar wajah kampanye, tapi jembatan antara brand dan jutaan orang yang menjadikan Fore Coffee bagian dari cerita hidup mereka.
“Kami ingin setiap pelanggan merasa bahwa suara mereka didengar dan cerita mereka bermakna. Kehadiran para Brand Ambassador ini adalah undangan terbuka bagi seluruh Fore Friends untuk terus berbagi, karena pada akhirnya, Fore Coffee bukan hanya soal kopi. Ini tentang momen, koneksi, dan cerita yang kita ciptakan bersama,” tutup Matthew. ***






Komentar