RUZKA INDONESIA — Juli 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menargetkan seluruh kecamatan se-Kota Depok telah memiliki satu lokasi percontohan Posyandu yang menerapkan layanan 6 bidang standar pelayanan minimum (SPM).
Berdasarkan data terbaru, hingga Mei 2026 Posyandu 6 SPM di Kota Depok sudah terimplementasi di 7 kecamatan.
Adalum sisanya yang belum ada adalah wilayah Kecamatan Beji, Tapos, Limo, dan Cinere.
โInsya Allah kita akan roadshow ke Beji, Tapos, Limo, Cinere mudah-mudahan target Juli selesai terbentuk semua di 11 kecamatan,โ ujar Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Depok, Siti Barkah Hasanah usai peresmian Posyandu Teratai RW 04 Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (20/05/2026).
Setelah semua terbentuk, lanjut istri Wali Kota Depok yang akrab disapa Cing Ikah, ingin semua kader posyandu mengikuti training of trainer (TOT) untuk menyamakan langkah tujuan pengimplementasian layanan enam SPM di masing-masing posyandu.
โIya lanjut nanti kami akan TOT ke seluruh kader posyandu agar bergerak di 6 SPM,โ terangnya.
Transformasi Jadi Layanan 6 SPM
Menuruti Cing Ikah, transformasi menjadi layanan 6 SPM merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang mengubah peran Posyandu dari layanan kesehatan menjadi 6 bidang pelayanan dasar.
Di antaranya, kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
โBukan untuk memberatkan kader, tapi membantu menyelesaikan masalah di lapangan,โ pungkasnya. (***)
Jurnalis: Risjadin Muhammad
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com



Komentar