Nasional
Beranda ยป Berita ยป Skandal Tambang Emas Ilegal di Boltim, Dijaga Oknum Aparat Hingga Teknisi Asal Cina

Skandal Tambang Emas Ilegal di Boltim, Dijaga Oknum Aparat Hingga Teknisi Asal Cina

Pertambangan emas diduga tanpa izin di Desa Lanut, Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut). (Foto: Sok RUZKA INDONESIA)

RUZKA INDONESIA — Tabir gelap aktivitas pertambangan emas diduga tanpa izin di Desa Lanut, Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut) kembali tersingkap.

Dari hasil pantauan di lokasi PT. 88, mengungkap fakta mengejutkan yang melibatkan alat berat, pengamanan dari oknum aparat, hingga penggunaan tenaga kerja asing (TKA) asal China secara ilegal.

Dalam peninjauan mendalam di lokasi yang diduga kuat menjadi pusat aktivitas tersebut, tim menemukan bukti-bukti fisik yang mengarah pada pengolahan emas skala besar.

Di lokasi tersembunyi tersebut, ditemukan dua buah bak besar yang berfungsi sebagai tempat perendaman material emas menggunakan zat kimia.

Tak hanya itu, satu unit ekskavator dan dua unit dump truck terlihat siaga di lokasi, mempertegas bahwa ini bukanlah sekadar tambang rakyat tradisional, melainkan operasi terstruktur dengan modal besar.

Satresnarkoba Polres Garut Bekuk Pengedar Sabu di Cilawu

Material hasil galian diproses secara masif di tempat, yang berpotensi merusak ekosistem hutan dan mencemari sumber air warga sekitar.

Berdasarkan penelusuran dokumen dan keterangan di lapangan, lahan tersebut diduga kuat milik seorang pengusaha berinisial GL. Padahal operasional PT. 88 diduga tidak memiliki izin resmi dari otoritas pertambangan setempat.

“Ini bukan rahasia lagi, tapi baru kali ini fakta di lapangan tersaji begitu terang-benderang. Pertanyaannya, bagaimana operasi sebesar ini bisa berjalan tanpa terendus radar hukum?” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keterlibatan Oknum Aparat dan Teknisi Asal China

Yang paling menarik perhatian dalam temuan ini adalah sistem pengamanan dan teknis operasionalnya. Di lokasi terlihat dua oknum personel dari Brimob yang diduga kuat memberikan pendampingan keamanan (PAM) bagi aktivitas tambang ilegal tersebut.

Geger Penemuan Mayat Wanita Terapung di Perairan Santolo, Satuan Polairud Polres Garut Gerak Cepat Lakukan Evakuasi

Keberadaan oknum aparat di lokasi tambang memicu spekulasi adanya “bekingan” kuat yang melindungi bisnis ilegal ini dari jangkauan hukum.

Lebih mengejutkan lagi, PT. 88 diketahui juga di duga mempekerjakan lima warga negara asing (WNA) asal China. Kelima WNA tersebut bertugas sebagai teknisi ahli yang mengoperasikan teknologi pemurnian emas di bak rendaman.

Munculnya tenaga kerja asing di lokasi tambang ilegal di pelosok Boltim ini menimbulkan tanda tanya besar terkait izin tinggal dan izin kerja mereka (IMTA).

Dampak Lingkungan dan Desakan Penegakan Hukum

Praktik pertambangan tanpa izin dengan sistem rendaman kimia di Desa Lanut bukan hanya soal kerugian negara dari sektor royalti, tetapi juga ancaman nyata bagi keberlangsungan lingkungan di Kecamatan Modayag.

Rencana Pembangunan 2027, Depok Prioritaskan Infrastruktur dan SDM

Penggunaan merkuri atau sianida dalam bak rendaman tanpa sistem pengolahan limbah yang benar dapat mengakibatkan kerusakan tanah permanen.

Kini, bola panas berada di tangan institusi penegak hukum dan Pemda setempat. Masyarakat mendesak agar penertiban tidak hanya menyasar pekerja kecil, tetapi juga menyentuh pemilik modal serta oknum-oknum yang membentengi aktivitas ilegal ini.

Apakah hukum akan tajam ke atas terhadap GL alias CG dan jaringannya? Ataukah temuan di Desa Lanut ini hanya akan menguap seperti kasus-kasus pertambangan tanpa izi sebelumnya? Publik menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk membersihkan Boltim dari mafia tambang. (***)

Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

01

Merasa Dibackingi, Disegel Tetap Beroperasi, Satpol PP Depok Akhirnya Tutup Paksa Koat Coffee

02

Sempat Terhenti, Pembongkaran Bangunan Jogging Track di Badan Air Situ 7 Muara Sawangan Depok Dilanjutkan

03

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!

04

Berlaku Nasional, Polres Garut Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan Gratis Contact Center 110

05

Suzuki Carry Minivan 2026, Irit dengan Kegagahan dan Kenyamanan

06

Depok akan Bangun Pabrik Pengelolaan Sampah RDF di TPA Cipayung

07

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Sorotan






Kolom