RUZKA INDONESIA — Negosiasi gencatan senjata dan perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran gagal yang berlangsung di Pakistan, Ahad (12/04/2026).
Perundingan bertanggung selama 21 jam itu bahkan batal total karena kedua belah pihak tidak sepakat atas mengenai program nuklir Iran.
Selain itu tidak ditemukan kesepakatan juga soal tuntutan pencabutan sanksi, serta tuduhan pelanggaran gencatan senjata terkait serangan Israel di Lebanon.
Wakil Presiden AS menyatakan negosiasi perdamaian jangka panjang tidak mencapai kesepakatan setelah Iran dinilai enggan menerima persyaratan AS.
Iran menganggap syarat AS tidak masuk akal, terutama terkait penghentian program nuklir, sementara Iran menuntut pencabutan sanksi dan pelepasan aset yang dibekukan.
Gencatan senjata dua pekan yang dimulai 8 April 2026 terancam batal karena Iran menuduh AS membiarkan serangan Israel ke Lebanon, sementara AS menuduh Iran melanggar kesepakatan di Selat Hormuz.
Iran bersumpah akan menyerang aset AS di Timur Tengah jika kesepakatan benar-benar batal. (***)
Jurnalis/Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com


Komentar