Nasional
Beranda » Berita » Longsor Tutup Total Jalur Sumedang–Tanjungkerta, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Longsor Tutup Total Jalur Sumedang–Tanjungkerta, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Petugas BPBD Sumedang tengah membersihkan material longsor. (Foto: Dok BPBD Sumedang)

RUZKA INDONESIA — Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Raya Sumedang–Tanjungkerta, tepatnya di Blok Sudiplak Kampung Baru RT 01 RW 09, Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Jumat (23/01/2026) malam.

Akibat peristiwa tersebut, jalur penghubung Bojong–Sukamantri tertutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.

Longsor dilaporkan terjadi dua kali. Longsoran pertama terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, disusul longsor kedua pada pukul 19.30 WIB.

Material longsor berupa tanah dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter dengan kemiringan mencapai 70–80 derajat menutup seluruh badan jalan.

Hingga Jumat malam, kondisi di lokasi masih dinilai rawan karena hujan ringan hingga lebat masih mengguyur wilayah tersebut. Potensi longsor susulan pun masih mengancam pengguna jalan.

Dukung Kapolri dan DPR, Sahabat Presisi Surati Presiden Prabowo Soal Kedudukan Polri

Kapolsek Tanjungkerta, AKP Budiman Hidayat mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian.

“Begitu menerima laporan, kami bersama personel Polsek Tanjungkerta, BPBD Kabupaten Sumedang, pihak kecamatan, dan Satpol PP langsung menuju lokasi kejadian. Demi keselamatan masyarakat, jalur Bojong–Sukamantri kami tutup total karena masih terjadi pergerakan tanah dari atas tebing,” kata Budiman.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan risiko kecelakaan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

“Arus kendaraan kami alihkan melalui Jalan Raya Sindangtaman–Gembong sebagai jalur sementara,” ujarnya.

Budiman menambahkan, hingga saat ini pembersihan material longsoran belum dilakukan karena kondisi di lokasi masih berbahaya.

Polres Garut Gelar Shalat Gaib, Doakan Dua Personel Polres Cimahi yang Gugur Saat Tugas Kemanusiaan

“Saat ini belum ada evakuasi atau pembersihan material longsor. Kami mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat karena lokasi masih sangat rawan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan penutupan jalur dan pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

“Kami instruksikan jajaran di lapangan untuk melakukan pengamanan maksimal, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memastikan masyarakat mematuhi penutupan jalur dan menggunakan jalur alternatif. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Sandityo.

Kapolres memastikan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga, karena lokasi longsor berada jauh dari permukiman penduduk.

Polsek Tanjungkerta pun mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur terdampak longsor serta tetap waspada, khususnya saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Dari Sarasehan Seri Asta Cita, Hidup dan Menghidupkan Pancasila

Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. (***)

Jurnalis: Eko Widiantoro
Editor: Rusdy Nurdiansyah
Email: rusdynurdiansyah69@gmail.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *