
RUZKA INDONESIA – Perilaku Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan yang memikul beras saat meninjau korban banjir di Sumatera tentu sangat berlebihan. Hal itu spontan diungkapkan Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul Jakarta M Jamiluddin Ritonga.
Jamil melihat hal itu berlabihan, apalagi Zulkifli Hasan saat memanggul beras itu sendirian. Padahal saat itu ia bersama rombongan yang tidak ada satu pun yang memanggul beras.
"Saat Zulkifli Hasan memanggul beras terkesan setting-an. Setting-an itu tentu dimaksudkan untuk memberi kesan seolah-olah Zulkifli Hasan berempati dengan korban bencana," ungkap Jamil kepada RUZKA INDONESIA, Sabtu (06/12/2025) siang.
Hanya saja setting-an Itu sangat kasar, sehingga masyarakat menilai Zulkifli Hasan memanggul beras hanya pencitraan. Persepsi masyarakat itu membuat bumerang bagi Zulkifli Hasan.
"Akibatnya, masyarakat justru menilai negatif atas perilaku Zilkifli Hasan. Masyarakat menilai tak sepantasnya dalam suasana duka ada pejabat yang melakukan pencitraan," tandas mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini.
Menurut Jamil, kiranya hal itu yang membuat banyak masyarakat yang menilai Zulkifli Hasan negatif. Itu yang tampak mengemuka di media sosial.
"Jadi, perilaku memanggul beras itu dikesankan masyarakat sebagai pencitraan. Hal itu tentu dinilai tak elok di tengah penderitaan masyarakat," pungkasnya. (***)

