Lingkungan
Beranda » Berita » Urban Farming di Kelurahan Mekarsari, Sedekah Mijel dan Ciptakan Perbaikan Gizi Balita

Urban Farming di Kelurahan Mekarsari, Sedekah Mijel dan Ciptakan Perbaikan Gizi Balita

Panen hasil urban farming di Kampung Proklim RW 06 Kelurahan Mekarsari. (Foto: Dok Kelurahan Mekarsari)
Panen hasil urban farming di Kampung Proklim RW 06 Kelurahan Mekarsari. (Foto: Dok Kelurahan Mekarsari)

RUZKA-REPUBLIKA NETWORK — Kelurahan Mekarsari terus berupaya meningkatkan produktivitas dalam pemanfaatan lahan kosong di Kampung Proklim RW 06 yang dijadikan sebagai lahan urban farming atau pertanian perkotaan.

Untuk hasil panen dari lahan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya balita dengan status gizi kurang.

Sayuran yang dihasilkan diberikan kepada balita melalui pelayanan Posyandu.

"Setiap panen, hasilnya kami distribusikan kepada masyarakat, terutama balita dengan gizi kurang melalui Posyandu. Dengan begitu, sayurannya bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga untuk peningkatan status gizi," ungkap Lurah Mekarsari Baharudin dalam keterangan yang diterima, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: BPS: Harga Emas Berkilau, Oktober 2025, Inflasi Depok Sentuh 0,47 Persen

Warga Dukung Pembangunan Jogging Track Diatas Air Situ 7 Muara Depok, Benarkah Itu?

Ia menambahkan, hasil panen juga dibagikan bersamaan dengan pelaksanaan program Sedekah Mijel atau minyak jelantah.

Para kader yang bersedekah dengan minyak jelantah, hasil uang yang didapat dapat dibelikan beras, telur, dan ayam.

Lalu, ditambah dengan hasil panen dari lahan urban farming. Adapun tanaman sayuran yang dihasilkan dari lahan urban farming tersebut berupa kangkung, sawi hijau, bayam, cabai, jagung, dan petai.

“Program ini kami sinergikan, sehingga tidak hanya tentang pengelolaan lingkungan saja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan perbaikan gizinya,” jelas Baharudin. (***)

Lapor KDM, Diintimidasi Preman, Pembongkaran Bangunan di Atas Air Situ 7 Muara Depok Terhenti!